Rabu, 06 Juli 2011

PACARAN HARAM !!!!!.... KATAKAN ITU DENGAN TEGAS DAN GAK MENCLA MENCLE, ITULAH SEHARUSNYA KARAKTER REMAJA MUSLIM


hanya remaja kambing yang mau pacaran

Dua orang pelajar SMA yang kebetulan anggota Rohis, sedang berdebat dengan sengitnya di beranda sebuah masjid, mereka memperdebatkan soal pacaran, bolehkah atau haramkah. Remaja yang satu sebut saja namanya Reza dengan tegasnya mengatakan bahwa Pacaran itu Haram, sedangkan remaja satunya sebut saja namanya Justin, kelihatannya lebih berkompromi dengan realita pergaulan remaja, dia mengatakan bahwa Haram gaknya tergantung niat dari pelakunya, kalau niatnya untuk kebaikan ya gak haram. Mereka saling bantah-membantah, sampai akhirnya Justin yang fisiknya lebih guanteng daripada Reza mengatakan, “bilang aja gak ada cewe yang mau sama lo, pakai ngatain pacaran itu Haram”, bantah Justin dengan sengitnya.

Ada cerita lagi nih dari sahabat saya yang kebetulan sedang jalan-jalan sendirian dan lewat di sebuah tempat yang digunakan untuk pacaran, oleh pasangan remaja-remaja baik SMP, SMA dan Mahasiswa, karena agak cape, dia berhenti di bawah pohon beringin, di tempat itu ada beberapa anak kecil ( umur 6-7 tahun ) sedang bermain. Tiba-tiba salah seorang anak kecil itu dengan sok akrabnya mengatakan kepada sahabat saya “ mas nih temenku kecil-kecil kok dah pacaran “. Sahabat saya pun menanggapinya dengan sekenanya saja “ ya biarin, biar pinter “, kata sahabat saya tak peduli. “Pacaran kok pinter mas…pacaran itu Haram !!!!!...”, kata si anak kecil itu dengan suara lantang dan keras. Seketika itu beberapa remaja yang sedang asik pacaran dekat situ tersentak dengan suara lantang anak kecil itu. “ Mas gimana sih, kata pak ustad pacaran itu Haram !!!”, sekali lagi anak kecil itu dengan suara lantang, sahabat saya pun tertawa dan dia berkata dalam hati “ anak kecil aja tahu, kok yang gede pada nglakuin “.

kata si cowok dalam gambar "Demi dikau sayangku, kekasihku, pacarku... Saya tidak takut sama siapun termasuk Allah SWT" ( Naudzubillah... tobat-tobat sebelum azab Allah menimpa mu )

PACARAN ITU HARAM !!!!. SEMUA ULAMA PUN BERPENDAPAT DEMIKIAN… KITA ????
Banyak remaja yang ngotot bahwa pacaran itu boleh. Hmm... hanya demi sang pacar, aturan Allah ditentang, bahkan menentang kekuasaan Allah SWT, hati-hati lho.

Kemarin saya sudah posting bahwa pacaran sebenarnya bukan budaya Indonesia, lihat saja di postingan yang berjudul Pacaran Islami.
Oke ni dalilnya
Ÿwur (#qç/tø)s? #oTÌh9$# ( ¼çm¯RÎ) tb%x. Zpt±Ås»sù uä!$yur WxÎ6y ÇÌËÈ 
 
Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. QS. Al Isra 32.

Kenapa pacaran itu mendekati zina ???
Oke kita lihat dalil dari hadis Rasulullah Saw, bahwa Zina itu banyak macamnya, seperti zina mata, zina mulut, zina telinga, zina pikiran, zina tangan dan zina kemaluan. HR Bukhari.

Aktivitas pacaran
1.     Berduaan di tempat yang terpisah dengan orang lain, berduaan dengan menyendiri dari kerumunan orang. Ngobrol hanya berdua, tidak melibatkan orang lain, Berboncengan.
2.     Saling merayu, baik langsung, via sms, chatting, facebook, twitter dan sebagainya.
3.     Pegangan tangan, pelukan, ciuman.
4.     Dan yang paling parah adalah berzina, ( melakukan hubungan suami istri ).
Nah salah satu saja dari keempat jenis aktivitas itu sudah bisa disebut mendekati zina ( taqarabbuz zina ) dan berzina, walaupun gak pacaran, dan hukumnya ya jelas Haram.

Pacaran itu aktivitas orang jahiliyah yaitu orang-orang yang masih bodoh karena belum mendapat cahaya Islam. Hanya saja jahiliyah yang ada terbungkus dengan istilah modern

Nah dah ngeh kan…. Sebenarnya pacaran itu aktifitas jahiliyah, dan bukan budaya kita lho… itu budaya barat yang diadopsi dengan bahasa kita.
Kata pacar itu sendiri artinya adalah sebuah tanaman yang tumbuh di air, jadi sebenarnya bangsa Indonesia itu sebelumnya gak mengenal pacaran… bukankah itu hebat, bayangin kita gak mengenal budaya jahiliyah pacaran sebelumnya, kenapa???, karena selama berabad-abad  bangsa Indonesia dipengaruhi budaya Islam yang rahmatan lil Alamin. Bahkan sebelum budaya Islam masuk ke Indonesia, kita mengenal budaya primitif yaitu “pingit “, atau anak cewek setelah baligh ( datang bulan ) gak boleh keluar rumah dan ketemu sama cowok yang bukan saudaranya, sampai dia menikah. Yah walaupun budaya pingit itu primitif dan katro, tetapi menegaskan bahwa budaya kita dulu gak mengenal pacaran.

cinta sejati hanya Dari Allah, Oleh Allah dan Untuk Allah SWT

LALU GIMANA KALO MAU NIKAH
Jangan khawatir kehabisan stok jodoh bila alasan remaja pacaran adalah agar mudah mendapat jodoh. Jodoh itu sudah dituliskan di Lauhil Mahfudz sejak awal mula tuh ditiupkan bersamaan dengan rezeki dan mati kita. Tinggal bagaimana menjemput jodoh itu merupakan pilihan manusia, apakah jalan halal atau haram yang akan ditempuh. Dan inilah yang nantinya bakal dihisab di hari perhitungan kelak.
Remaja Muslim shalih pasti ogah banget dengan aktivitas pacaran ini. Sudah gak produktif, maksiat lagi. Bisa sih dikatakan produktif yaitu ketika perut si cewek bertambah besar alias MBA (Married By Accident) alias hamil akibat berzina. Hii…astaghfirullah, na’udzubillah. Memproduksi calon jabang bayi yang tak tahu-menahu perbuatan dosa besar yang dilakukan oleh dua anak manusia ini. Asli, gak level banget kamu berada di posisi ini.

Ada sebuah mekanisme Islami yang disebut Taaruf, yaitu mempertemukan dua orang cowok dan cewek yang mau nikah, saling kenalan, saling berbagi dan sebagainya, tapi ada syaratnya :

1.     Si cewek Harus didampingi oleh mahram ( muhrimya ) kaya kakaknya, bapaknya, kakeknya,adikya ( kalau sudah baligh ).
2.     Benar-benar diniatkan untuk menikah, bukan Cuma main-main lho.
3.     Boleh saling ngobrol ( ya iyalah masa diem aja ), saling mengungkapkan diri masing-masing dengan jujur.
4.     Jika sudah terjadi kesepakatan tinggal si cewek dilamar, lalu nikah.
5.     Taaruf Bisa dilakukan lebih dari satu kali.

tegas seperti Muhammad Al Fatih

SIKAP REMAJA MUSLIM : TEGAS, LUGAS, JUJUR, TIDAK MENCLA MENCLE TERHADAP KEMAKSIATAN, TIDAK NGALOR NGIDUL DALAM MENJELASKAN HALAL DAN HARAM, TIDAK PENYANYANG PENYENYENG ( ATAU TERLALU KOMPROMISTIS DENGAN KEMAKSIATAN )

Itulah seharusnya karakter remaja muslim sejati. Misalnya dalam hal menyikapi minuman keras ( Khamr ), remaja muslim akan mengatakan HARAM dengan tegasnya, tidak mencla mencle misalnya mengatakan khamr ya tergantung niatnya, kalo niatnya untuk mabuk-mabukan ya Haram, tapi kalo minumnya sedikit ya Halal, itu jelas sikap penyanyang penyenyeng yang sangat hina. Begitu juga dengan pacaran, orang dalilnya tegas yaitu Haram, dan pendapat semua Ulama juga mengatakan Haram, kok masih aja ada yang mengatakan tergantung niat, gantung aja lehernya kali yah ( hahaha…ok bercanda).

HANYA KHILAFAH ISLAM DAN SYARIAT ISLAM YANG AKAN MENGHAPUS SELURUH BUDAYA JAHILIYAH KUNO YANG DIBUNGKUS MODERN OLEH KAPITALISME.
Continue Reading
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Like Our Facebook

Translate

Followers

D-Empires Islamic Information Copyright © 2009 Community is Designed by Bie Blogger Template