Kamis, 15 Agustus 2013

Peradaban Paling Biadab yang di Catat Sejarah


Sejak zaman dahulu, banyak peradaban yang muncul silih berganti di muka bumi. Tapi, dari sekian banyak peradaban itu, ada beberapa peradaban yang dianggap paling biadab, karena level violence alias kekerasan mereka yang tinggi. Berikut beberapa peradaban yang paling biadab.

THE CELTS

Bangsa Kelt merupakan bangsa Indo-Eropa yang menyebar ke wilayah Eropa barat seperti Inggris dan Prancis, dan sebagian Eropa tengah. Nama Celts muncul dalam catatan pada 517 SM. Bangsa Kelt ini dikenal sangat hobi berperang, dan suka membawa pulang oleh-oleh kepala musuh yang mereka penggal, untuk dijadikan hiasan dinding di rumah. Kalau kepala itu milik orang penting atau pendekar yang hebat, kepala itu akan dibalsem agar awet, untuk dipamerkan pada orang lain sebagai bukti keperkasaan. Mereka bahkan menyerbu musuh dengan telanjang bulat, hanya berbekal pedang dan tameng di tangan.

THE AZTECS

Peradaban bangsa Aztec mendominasi wilayah Mesoamerika abad 14 sampai 16 masehi. Bangsa Aztec mempunyai keyakinan dualisme, yaitu dua kekuatan yang saling bertentangan, seperti dewa kebaikan dan kejahatan atau dewa cahaya (matahari) dan dewa kegelapan. Untuk membantu dewa kebaikan dalam memerangi dewa kejahatan dan mencegah akhir dunia, bangsa Aztec harus melakukan pengorbanan secara berkala. Masalahnya, yang dikorbankan itu manusia!

Ritual human sacrifice ini dilakukan diatas piramid raksasa, dengan cara merenggut jantung korban, saat masih berdetak! Tubuh yang sudah tak berjantung itupun dilempar begitu saja di tangga. Persis seperti yang digambarkan dalam film Apocalypto. Kadang-kadang mayat itu diambil oleh orang-orang yang menonton di bawah piramid, untuk dimakan. Saking pentingnya ritual gila ini, negara-negara kota bangsa Aztec sepakat saling berperang dalam perang ritual, yang tujuannya hanya untuk mencari korban persembahan baru. Gilanya, ada juga yang mengajukan diri untuk jadi korban persembahan!

THE SPARTANS

Sparta adalah negara kota di zaman Yunani kuno, yang tampil sebagai kekuatan militer yang dominan di sekitar abad 600 SM. Bisa dibilang peradaban Sparta merupakan peradaban paling fasis, rasis dan militeristik dalam sejarah. Setiap bayi yang baru lahir akan dimandikan dalam anggur (wine), untuk melihat apakah bayi itu cukup kuat untuk bertahan hidup. Kalau bayi itu lemah atau cacat, bayi tak berdosa itu akan dilempar ke jurang. Rasa cinta dan belas kasihan bagai aib yang memalukan bagi bangsa Sparta. Bayi yang lulus tes kemudian dididik dengan super keras untuk dijadikan prajurit dan ibu yang kuat.

Setiap lelaki Sparta adalah prajurit yang hidupnya hanya untuk berperang. Pekerjaan lain dilakukan oleh para helot. Helot adalah bangsa jajahan Sparta yang posisinya seperti budak. Populasi helot Inilah objek penderita yang terus menerus ditindas dalam peradaban Sparta. Bahkan setiap musim gugur, prajurit-prajurit Sparta diberi kesempatan untuk mengetes kemampuan mereka dengan membunuhi helot yang mereka temui tanpa takut diadili, soalnya tradisi ini termasuk dalam kurikulum pendidikan Sparta.

THE MONGOLS

Kekaisaran Mongol didirikan oleh Genghis Khan yang eksis pada abad 13 sampai 14 M, dan dianggap sebagai salah satu kekaisaran terbesar di dunia. Wilayah kekuasaannya terbentang dari Eropa Timur hingga ke Laut Jepang, dan hampir semua wilayah itu dikuasai dengan pertumpahan darah. Kalau bangsa Mongol ini sedang bersemangat untuk menaklukkan suatu negeri, mereka akan menyerbu dengan pasukan berkuda bagai gelombang tsunami yang menyapu seluruh negeri hingga rata dengan tanah. Pasukan Mongol tak pernah pandang bulu, mau rakyat ataupun bangsawan, dewasa ataupun anak-anak, semuanya akan merasakan sabetan pedang. Bila menjumpai wanita hamil, mereka akan merobek perut ibunya dan membantai si jabang bayi. Pada masa Genghis Khan saja, jumlah korban pasukan Mongol mencapai 40 juta orang! Kekaisaran Mongol jugalah yang memporak-porandakan Baghdad, ibukota Khilafah Abbasiyah pada tahun 1258.

Jika pasukan Mongol kalah perang melawan satu negeri, suatu saat mereka pasti membalas kekalahan mereka hingga negeri itu ditaklukan. Tetapi, ada satu peperangan dimana pasukan Mongol kalah telak dan tak mampu membalas, yaitu dalam perang ‘Ain Jalut melawan pasukan Mamluk Mesir yang Muslim. Bahkan di kemudian hari pasukan Mongol yang dikenal bengis dan pembantai itupun takluk pada keagungan ajaran Islam.

Itulah beberapa peradaban paling biadab yang pernah eksis di muka bumi. Ajaran Islam datang untuk mengganti semua peradaban biadab itu dengan kemuliaan. Islam yang akan menunjukkah jalan cahaya bagi peradaban itu agar keluar dari masa kegelapan. Untuk itu, diperlukan tim ekspedisi agar cahaya Islam mampu menyinari seluruh dunia. Disinilah pentingnya kehadiran Khilafah Islamiyah, institusi negara Islam yang akan menyebarkan cahaya Islam pada setiap manusia dimana saja mereka berada. [lhsan/drise/detikislam.com]

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Like Our Facebook

Translate

Followers

D-Empires Islamic Information Copyright © 2009 Community is Designed by Bie Blogger Template