Selasa, 24 September 2013

Pacaran?? Emang Harus Ya??

 

Oleh: Asya Nabilla

Siapa yang hari gini ngga punya pacar terus dibilang katro, ketinggalan jaman, atau kuper/kudet? Terus malu dan minder karena sering diperolok teman seperti itu? Emang apa sih pacaran itu? Apa sih manfaatnya? Emang harus ya pacaran?

Guys, pacaran itu kan katanya suatu proses perkenalan antara dua insan untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Lah? Yang masih SMP emang udah mau nikah lulus SMP? Terus juga yang SMA, emang mau langsung nikah lulus SMA? Berani pacaran-pacaran? Belum lagi anak SD yang juga udah mulai kenal kata ‘Pacaran’. Emang mau langsung nikah?

Tahu ngga sih, kalau pacaran itu dosa? Pacaran itu mendekati zina. Tahu kenapa mendekati zina? Karena kegiatan pacaran yang suka pegang-pegangan tangan, jalan berduaan, peluk-pelukan, ketawa ketiwi ngga jelas bareng pacar, bahkan ada yang sampai melakukan hubungan badan, itu jelas sekali perbuatan yang sangat diharamkan dalam Islam. Nih buktinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” QS. Al – Isra’: 32

Berzina bisa membuat kurang imanmu, menghilangkan kehati-hatian terhadap hal yang haram, merusak wibawa, melemahkan semangat beragama, terbiasa berdusta, mudah galau dan resah, serta merasa takut kehilangan nikmat hidup di dunia.

Tahukah kamu bahwa ada yang cemburu saat kamu bermesra-mesraan dengan pacarmu? Ya, Allah Maha Pencemburu. Dan tahukah kamu apa yang bisa Allah lakukan jika DIA sudah cemburu? Bisa saja Allah kurangi rahmat-Nya atas dirimu, Allah cabut rasa malu dalam dirimu. Naudzubillah.

Begitulah, mengapa pacaran merupakan pintu mendekati zina karena aktivitas pacaran zaman sekarang lebih mengarah kepada hal-hal yang dilarang dan kelewat batas. Jika zaman Rasulullah dahulu pelaku zina mendapatkan hukuman rajam, mungkinkah zaman sekarang diberlakukan? Sanggupkah kamu menanggung hukuman rajam hingga meninggal itu?

Jaga dirimu wahai muslimah. Cantikmu bukan untuk dipertontonkan dan diumbar. Jaga kehormatanmu, Muslimah untuk seorang yang halal untukmu kelak. Ulurkan hijabmu hingga menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tanganmu. Jauhi khalwat dan ikhtilat, jaga suara lembutmu muslimah pertegaslah.

“Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya; dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka; ... ” QS. An-Nur: 31

Jaga pandanganmu wahai ikhwan. Jangan gunakan untuk memandang sesuatu yang bisa menimbulkan syahwat. Jaga ucapan dan tingkahmu karena kelak kamu akan jadi seorang imam yang membimbing istri dan anak-anakmu kelak.

“Katakanlah (wahai Muhammad) kepada orang-orang lelaki yang beriman supaya mereka menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka; sesungguhnya Allah Amat Mendalam Pengetahuan-Nya tentang apa yang mereka kerjakan.” QS. An-Nur: 30

Jadi, kalau memang ingin pacaran, maka pacaranlah setelah pernikahan. Untuk perkenalan sebelum pernikahan gunakanlah cara syar’i dan aman yaitu Ta’aruf. Kalau belum siap menikah, jangan coba-coba dekati zina karena itu sangatlah hina. Jomblo Sampai Sah lebih mulia daripada pacaran penuh maksiat dan dosa. Wallahuta’ala ‘alam. [PurWD/voa-islam.com]

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Like Our Facebook

Translate

Followers

D-Empires Islamic Information Copyright © 2009 Community is Designed by Bie Blogger Template