Rabu, 23 Oktober 2013

Mengapa Riba Menghancurkan Negara



RIBA merupakan tambahan uang atas modal yang diperoleh dengan cara yang tidak benar. Pengertian tersebut sekaligus menerangkan bahwa riba (usury) dan bunga (interest) berarti sama. Dalam firmannya, Allah SWT beberapa kali menekankan bahwasanya melaksanakan riba adalah perbuatan dosa besar karena dapat merugikan banyak umat. Secara kasat mata, tidak sedikit orang merasa ‘diuntungkan’ terhadap keberadaan bunga.

Cukup ironis, karena bunga tersebut berasal dan tumbuh diatas tangisan dan kemelaratan orang lain atas bunga utang para rakyat yang meminjam uang di bank. Dengan pembiasaan praktek riba yang dipropagandakan oleh negara kafir, seluruh negara pun menjadi korbannya. Umat islam menjadi terjebak dalam bertransaksi melalui bank karena mayoritas bank (bank konvensional) menggunakan praktek bunga sebagai salah satu sumber penghasilan mereka.

orang-orang yang makan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdiri orang yang kemasukan setan karena penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu disebabkan mereka berkata sesungguh jual beli itu sama dengan riba padahal Allah menghalalkan jual beli dan mengharamakaan riba. Orang-orang yang telah sampai kepada larangan dari Rabb lalu berhenti maka bagi apa yang telah diambil dahulu dan urusan kepada Allah. Siapa yang mengulangi maka mereka itu adalah penghuni neraka mereka kekal di dalamnya. Allah memusnahkan riba dan menumbuhkembangkan sedekah-sedekah. Dan Allah tidak menyukai tiap orang yang tetap dalam kekafiran dan selalu berbuat dosa.” (QS.al-Baqarah: 275-276)

Dalam ayat lain Dia Yang Maha Tinggi berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba jika kalian orang-orang yang beriman. maka jika kalian tidak mengerjakan maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangi kalian. Dan jika kalian bertaubat maka bagi kalian pokok harta kalian kalian tidak menzalimi dan tidak pula dizalimi.”(QS.al-Baqarah: 278-279)

Larangan akan riba dalam Islam, bukan diharamkan dengan bukti yang tidak kuat. Segala perintah Allah pasti jelas dan sangat bermanfaat untuk seluruh umat. Tidak sedikit pakar ekonomi non muslim yang menolak praktek riba karena dampak-dampak yang telah ditimbulkannya.
Lalu apa contoh perilaku riba?

Dari abi Said al-khudari r.a ( katanya): sesungguhnya Rasulullah bersabda :Jangnanlah kamu menjual dengan emas kecuali yang sama nilainya, dan janganlah kamu menjual uang dengan uang kecuali yang sama nilainnya, dan jangganlah  kamu menambah  sebagian atas sebagiannya, dan jannganlah kammu menjual yang tidak kelihatan diantara dengan yang nampak. (muttafaq Alaihih).

Riba menimbulkan dampak yang sangat buruk bagi masyarakat secara luas, di antaranya :

1.   Sistem riba menimbulkan krisis ekonomi diseluruh penjuru negeri sejak tahun 1930-an. Riba menjadi penyebab utama tidak stabilnya mata uang suatu negara. Uang akan berpindah dari tingkat bunga riil yang rendah ke yang tinggi dan hal ini menjadi ‘sasaran empuk’ para spekulator untuk memperoleh keuntungan dengan menyimpan uangnya di Negara yang tingkat bunganya tinggi. Usaha seperti ini disebut dengan Arbitraging. Praktek riba dapa membuat suatu perbuatan licik menjadi lumrah untuk dilakukan.

2.   Meningkatkan kesenjangan pertumbuhan ekonomi masyarakat dunia sehingga yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin. Dalam pelajaran ekonomi kita mengenal pihak kelebihan dana dan pihak kekurangan dana. Penabung atau pemberi pinjaman adalah pihak kelebihan dana, yang dapat kita sebut sebagai orang kaya.

PEMINJAM adalah pihak kekurangan dana, yang dapat kita sebut sebagi orang miskin. Pihak pengelola bank akan mengalokasikan dana yang ditabung oleh para orang kaya dan menjadikannya dana untuk dipinjamkan kepada peminjam. Namun, dana orang kaya yang menabung di bank dalam jumlah yang besar akan mendapatkan bunga yang besar. Darimanakah asal bunga tersebut? Di samping itu, orang miskin yang dengan terpaksa harus meminjam uang di bank semakin melarat akan tambahan beban bunga yang harus mereka tanggung.

Dan bunga yang dibayarkan para orang miskin akan disalurkan untuk membiayai operasional bank dan diberikan kepada orang kaya sebagai bunga. Itulah salah satu hal yang mengacaukan sistem perekonomian dunia, dimana yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin.

3. Riba juga akan berpengaruh terhadap investasi, produksi, dan pengangguran. Semakin tinggi suku bunga, semakin rendah investasi sehingga semakin rendah pula produksi akibat kekurangan modal. Terjadinya penurunan produksi, dapat memacu meningkatknya pengangguran dan kemiskinan.

4. Inflasi dapat terjadi karena peningkatan bunga. Hal ini dapat dianalogikan bila bunga di bank meningkat, maka akan menurunkan minat menabung sehingga jumlah uang yang beredar di masyarakat menjadi over limit dibandingkan jumlah uang yang disimpan. Karena uang yang disimpan sedikit, akibatnya daya beli menurun dan meningkatkan kemiskinan rakyat. Hal ini merupakan asumsi dari teori Cateris Paribus.

5. Sistem ekonomi riba juga menjebak Negara-negara berkembang kepada debt trap (jebakan utang) yang dalam sehingga bunga yang harus dibayar atas utang yang telah dilakukan semakin menggemuk. Untuk membayar bunga saja kesulitan apalagi membayar pokok dari hutang mereka.

6. Di Indonesia, pelaksanaan riba pun berdampak pada pengurasan dana APBN. Bunga telah membebani APBN untuk membayar bunga obligasi kepada perbankan konvensional yang telah dibantu dengan BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia).

Dengan pemaparan diatas, sudah sepatutnya masyarakat dan pemimpin negara sadar akan buruknya pelaksanaan riba bagi kesejahteraan dan kemaslahatan perekonomian masyarakat. Sang Maha Benar (Al-Haq), dalam firman-Nya telah menyatakan larangan keras terhadap tindakan riba. Para ekonom pun telah sepakat untuk menjauhi riba. Fakta atas dampak-dampak negative yang ditimbulkan riba pun telah berbicara bahwa Riba adalah ‘biang penyakit perekonomian’, maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Keberadaan riba bagaikan ‘lingkaran setan’ yang tidak ada ujungnya. Berbagai transaksi di dunia ini seringkali dekat dengan riba. Untuk itu, mari kita berusaha, berusaha terus, dan terus berusaha untuk meminimalisir keterlibatan dengan riba. Contoh sederhana adalah dengan tidak menabung di bank konvensional atau bila memang kenyataan mengharuskan memiliki akun nasabah di bank konvensional, maka jangan ambil bunganya. [atika azis/education learning]

Sumber
Continue Reading

Selasa, 15 Oktober 2013

Subhanallah, Demi Langit yang Mempunyai Jalan-jalan



SUNGGUH alam ini merupakan tempat belajar semua umat manusia. Bukan hanya makhluk yang hidup di atas bumi seperti manusia, binatang, tumbuhan beserta bunga-bunga, serta berbagai jenis makanan yang kita makan setiap hari, dan konstruksi bangunan yang bisa kita pelajari, tetapi, alam semesta yang terhampar luas di atas kepala kita bisa menjadi objek penelitian dan riset yang sangat menarik bahkan hingga masa yang akan datang.

Salah satu ayat yang berbicara tentang alam semesta adalah surat Adz-Dzariyat ayat 7, berikut penuturan al-Qur’an tentang langit….

“Demi langit yang mempunyai jalan-jalan” (Adz-Dzariyat 7)

PENJELASAN AYAT

Dalam ayat ini, Al-Quran menceritakan kepada kita tentang jaring alam semesta (jalan-jalan). Para ilmuwan pada abad ke-21 asal Inggris, Kanada, Amerika telah melakukan perhitungan algoritmik untuk membuat bagan mikrokosmos dari alam semesta. Yang mengejutkan dari temuan tersebut adalah bahwa bentuk alam semesta seperti sebuah jaring laba-laba.

FAKTA ILMIAH

Gambar di atas merupakan jaring yang terdiri dari milyaran galaksi yang berjajar pada garis-garis yang sangat kokoh. Para ilmuwan mengatakan bahwa jaring ini merupakan temuan yang paling penting dalam era global saat ini. Yang sangat mengagumkan adalah bahwa Al-Quran telah mengisyaratkan tentang jaring ini dengan perkataan الحُبُك “jalan-jalan”. Maha suci Allah Yang telah menciptakan jaring ini yang Dia nyatakan dengan firman-Nya وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْحُبُكِ (Demi langit yang mempunyai jalan-jalan).

SISI ILMIAH MUKJIZAT AL-QUR’AN

Demikianlah, sekali lagi, bukti kebenaran Al-Qur’an dan perkataan Allah mengenai alam semesta, yaitu mengenai jalan-jalan di langit yang menyerupai jaring laba-laba dibuktikan secara ilmiah oleh para ilmuwan.

Subhanallah…. [islampos]

Continue Reading

Jumat, 11 Oktober 2013

Syaikh Aiman az-Zawahiri Ingatkan Mujahidin Islam Suriah Mewaspadai Konspirasi Jahat Amerika


Amir Mujahidin Al-Qaeda Syaikh Aiman az-Zawahiri memperingatkan mujahidin Islam di Suriah untuk mewaspadai konspirasi jahat Amerika. Menurut beliau, mujahidin Islam Suriah tidak boleh terjebak dalam kesalahan yang sama dengan aktivis Islam di Tunisia dan Mesir.

Hal itu diungkapkan Syaikh Aiman az-Zawahiri dalam pesan audio yang dirilis oleh Yayasan Media As-Sahab dan Al-Fajr Media Center pada September 2013 M. Pesan audio berdurasi 1 jam 12 menit itu berjudul “Iman Mengalahkan Arogansi”.

Syaikh Aiman az-Zawahiri menyatakan Amerika ingin menggangkat pemerintahan sekuleris-nasionalis baru di Suriah yang loyal kepada Amerika dan “berdamai” dengan penjajah zionis Yahudi. Namun konspirasi jahat Amerika dan Barat tersebut akan gagal total, dengan izin Allah, jika mujahidin Islam konsisten untuk menegakkan Khilafah Islamiyah dan membebaskan Palestina dari cengkeraman penjajah zionis Yahudi.

“Adapun di Suriah, Amerika ingin mempergunakan bangsa muslim sebagai sarana untuk menjatuhkan pemerintahan Baats loyalis Iran guna mengangkat pemerintahan sekuler yang berdamai [menyerah] dengan Israel.

Namun para ksatria Islam di Suriah tidak memberi kesempatan kepada Amerika untuk menjalankan misi jahat tersebut. Sejak awal para ksatria Islam mengumumkan tujuan jihad mereka adalah mengembalikan Khilafah Islamiyah dan membebaskan Al-Quds (Palestina).

Maka Amerika dan sekutu-sekutunya serta boneka-bonekanya melakukan segala hal yang mereka mampu guna mendukung aliran-aliran sekuler yang loyal kepada Barat dan berdamai [menyerah] dengan Israel. Namun mereka gagal. Maka akhir-akhir ini mereka membuat milisi-milisi Shahwat baru (milisi sekuler loyalis Barat), namun mereka akan kembali gagal dengan izin Allah Ta’ala.”

Lebih lanjut Syaikh Aiman az-Zawahiri mengingatkan Amerika dan Barat ingin menjinakkan mujahidin Islam Suriah melalui gerakan oposisi nasionalis-sekuleris dan milisi-milisi sekuleris-nasionalis loyalis Barat seperti yang dilakukan Amerika di Irak dengan membentuk milisi-milisi Shahwat.

“Amerika akan berusaha dengan cara apapun agar bisa mendorong mujahidin Islam bersepakat dengan kaum sekuler dan musuh-musuh Islam.”

Syaikh Aiman az-Zawahiri menyerukan kepada mujahidin Islam Suriah untuk tidak terjebak dalam tipu muslihat kotor Amerika tersebut. Konsisten dengan tujuan menegakkan Khilafah Islamiyah, syariat Islam dan pembebasan Palestina lewat jalur jihad bersenjata adalah sarana yang ampuh untuk mencerai-beraikan konspirasi jahat Amerika tersebut.

“Saya memperingatkan saudara-saudaraku dan rakyatku di negeri ribath dan jihad Syam untuk tidak mendekati dengan kelompok-kelompok sekuler loyalis Barat ini. Bagi mereka telah ada pelajaran dari apa yang terjadi di Mesir. Karena sesungguhnya kelompok-kelompok aktivis Islam yang sejak awal revolusi tidak menuntut penerapan hukum Islam dan mencukupkan diri dengan pelengseran Husni Mubarak serta rela dengan Dewan Militer, lalu terlibat dalam tawar-menawar atas sejumlah kedudukan dan jabatan, akhirnya kini diusir dari jabatan-jabatan yang telah mereka pegang, dibunuhi di jalan-jalan raya oleh tangan para (tentara) kriminil dan ribuan lainnya dijebloskan ke dalam penjara. Maka ambillah pelajaran, wahai orang-orang yang berakal sehat!”.  [muhibalmajdi/arrahmah.com]
Continue Reading

Rabu, 09 Oktober 2013

Benarkah Khilafah Tidak Penting?



Ada sebagian orang yang menolak kewajiban khilafah berlandaskan penyataan Al-Imam Hujjatul Islam al-Ghazali, beliau menyatakan:


النظر في الإمامة أيضاً ليس من المهمات، وليس أيضاً من فن المعقولات فيها من الفقهيات

 “Kajian tentang khilafah juga bukan kajian yang penting, khilafah juga bukan ranah akidah akan tetapi termasuk ranah fikih.” (al-Iqtishad fi al-I’tiqad, hal. 200). Ada juga pihak yang setuju mengenai wajibnya khilafah, akan tetapi tidak boleh menjadi khilaah sebagai sesuatu yang penting apalagi diagung-agungkan. Benarkah khilafah tidak penting?


Menjawah syubhat di atas kami sampaikan dua ulasan.

Pertama, Imamah memang bukan pembahasan akidah, namun mengkajinya menjadi penting karena adanya penyimpangan-penyimpangan di dalamnya. Yaitu anggapan bahwa Imamah tidak wajib (seperti menurut al-Ashamm dan al-Fuuthiy dari kalangan Mu’tazilah dan An-Najdaat dari kalangan Khawarij), dan ta’ashshub Syi’ah Rafidhah yang mengingkari kepemimpinan para Imam (baca: khalifah) sebelum Ali bin Abi Thalib radhiyallaahu’anhu, mensyaratkan ‘ishmah bagi Imam, dan memasukkannya dalam ushul keimanan mereka. Dua pendapat di atas adalah pendapat-pendapat keliru di mata ‘Ulama Sunni. Sehingga, meskipun kajian Imamah termasuk wilayah syari’at namun para ulama merasa perlu memasukkannya juga ke dalam kajian akidah, untuk membantah anggapan mereka-mereka yang mengingkari wajibnya Imamah, serta membantah keyakinan sesat Syi’ah Rafidhah, sebagaimana dijelaskan oleh Imam Al-Ghazali dalam kitab yang sama (al-Iqtishad fi al-I’tiqad, hal. 200)

Keterangan yang senada dinyatakan oleh Imam Hasan Al-’Aththar (Ulama Sunni) dalam Hasyiyah beliau atas Jam’u-l-jawaami’, juz 2 hlm 487:

وَلَا خَفَاءَ أَنَّ ذَلِكَ مِنْ الْأَحْكَامِ الْعِلْمِيَّةِ دُونَ الِاعْتِقَادِيَّةِ وَلَكِنْ لَمَّا شَاعَتْ بَيْنَ النَّاسِ فِي بَابِ الْإِمَامَةِ اعْتِقَادَاتٌ فَاسِدَةٌ وَاخْتِلَافَاتٌ لَا سِيَّمَا مِنْ فِرَقِ الرَّوَافِضِ وَالْخَوَارِجِ

Tidak ada yang tertutup bahwa pembahasan tengan imamah (khilafah) termasuk pembahasan hukum-hukum ‘ilmiyah (syari’ah) bukan pembahasan akidah. Akan tetapi ketika tersebar akidah yang rusak dan berbeda-beda tentang bab imamah diantara manusia lebih-lebih dari kelompok rafidhah dan khawarij (maka dimasukkanlah bab imamah dalam

Kedua, banyak ulama yang menyatakan bahwa menegakkan khilafah adalah kewajiban terpenting yang tanpanya agama tidak akan tegak sempurna.

Imam Muhammad bin Ahmad As-Safarini  Al-Hambali (Ulama Sunni), dalam Lawâmi’ Al-Anwâr, juz 2 hlm 419 menyatakan: “wajib atas manusia mengangkat seorang iman (khalifah) untuk menjaga kemaslahatan mereka seperti menerapkan hukum-hukum islam, menegakkan hudud, mencegah kerusakan, memobilisir pasukan, menarik zakat … dalilnya adalah ijma sahabat setelah wafatnya Rasulullah dengan mengangkat penggantinya, bahkan para sahabat menjadikannya kewajiban yang PALING PENTING, karena sahabat mendahulukan mengangkat penganti Rasul daripada menguburkan jenazah beliau.

Pendapat yang sama dinyatakan oleh banyak ulama, diantaranya:
  1. Imam Ibnu Hajar Al-Haitamiy (w. 974 H), dalam Ash-Shawâ’iq Al-Muhriqah, hlm 10,
  2. Imam Syamsuddin Ar-Ramli (w. 1004 H), dalam Ghâyah Al-Bayân Syarhu Zubad Ibn Ruslân, hlm 23
  3. Muhammad Al-Hashkifi Al-Hanafi (Ulama Sunni), dalam Ad-Durr Al-Mukhtaar syarh Tanwiyr Al-Abshaar, hlm 75
Bahkan Hanzhalah bin Ar-Rabiy’ ra. (Sahabat + juru tulis Rasulullah saw) menyebutkan bahwa tanpa Khilafah Umat Islam bisa sesat seperti umat Yahudi dan Nasrani:

يرومون الخلافة أن تزولا … ولو زالت لزال الخير عنهم … ولاقوا بعدها ذلا ذليلا … وكانوا كاليهود أو النصارى … سواء كلهم ضلوا السبيلا

 (Taariykhu-th-Thabariy, hlm 776).

Sahabat Umar bin Khaththab ra. menyebutkan bahwa dengan meninggalkan Had Rajam saja umat bisa sesat

قَالَ عُمَرُ لَقَدْ خَشِيتُ أَنْ يَطُولَ بِالنَّاسِ زَمَانٌ حَتَّى يَقُولَ قَائِلٌ لاَ نَجِدُ الرَّجْمَ فِى كِتَابِ اللَّهِ . فَيَضِلُّوا بِتَرْكِ فَرِيضَةٍ أَنْزَلَهَا اللَّهُ ، أَلاَ وَإِنَّ الرَّجْمَ حَقٌّ عَلَى مَنْ زَنَى

Umar berkata: sungguh aku khawatir dengan masa yang panjang manusi berkata “kami tidak mendapati hokum rajam pada kitabullah”. Maka mereka menjadi sesat karena meninggalkan kefardhuan yang Allah turunkan. Ingatlah bahwa hokum rajam adalah kebenaran (sanksi) atas orang yang berzina (ghairu muhshon) (Shahih Al-Bukhariy, hadits nomor 682). Padahal tanpa Khilafah banyak hudud yang ditinggalkan.

Kesimpulannya, imamah (khilafah) memang tidak masuk dalam pembahasan akidah, akan tetapi menegakkan khilafah adalah kewajiban yang paling penting dalam syariah islam. Mengabaikan kewajiban yang terpenting dapat menjatuhkan pada dosa besar.  Syaikh Taqiyyuddin al-Nabhani dalam kitab al-Syakhshiyyat al-Islamiyyah, juz 2, hal. 19 menyatakan:

والقعود عن إقامة خليفة للمسلمين معصية من أكبر المعاصي، لأنها قعود عن القيام بفرض من أهم فروض الإسلام، ويتوقف عليه إقامة أحكام الدين، بل يتوقف عليه وجود الإسلام في معترك الحياة

“Berpangku tangan dari menegakkan khilafah termasuk dosa terbesar, karena berpangku tangan dari menegakkan kefardhuan yang paling penting dalam islam, dan mengabaikan penegakkan hukum-hukum agama, bahkan melenyapkan eksistensi Islam dalam ranah kehidupan.”

Wallahu ‘alam bi shawab

Wahyudi Abu Syamil Ramadhan
Banjarmasin, 2 Dzulhijjah 1434 H/07 Oktober 2013
[Sumber]
Continue Reading

Selasa, 08 Oktober 2013

Amerika Memiliki Hutang 57.000 Ton Emas Kepada Indonesia



Ternyata Amerika Memiliki Hutang 57.000 Ton Emas Kepada bangsa Indonesia.

Inilah yang disebut Dana Revolusi Warisan Bung Karno, dan ternyata BUKAN RUMOR/ ISYU belaka. Karena ada bukti otentiknya berupa FOTO Akta Perjanjian yang ditanda tangani para Pihak dengan cap Kepresidenannya.

Berupa 57.000 Ton Emas Batangan yang diduga menjadi penyebab terbunuhnya Presiden Amrik JFK foto bukti otentik Akta Perjanjiannya yg ditanda tangani JFK, Soekarno & Pihak dari Swiss.

“The Green Hilton Memorial Agreement”

Inilah perjanjian yang paling menggemparkan dunia. Inilah perjanjian yang menyebabkan terbunuhnya Presiden Amerika Serikat John Fitzgerald Kennedy (JFK) 22 November 1963. Inilah perjanjian yang kemudian menjadi pemicu dijatuhkannya Bung Karno dari kursi kepresidenan oleh jaringan CIA yang menggunakan ambisi Soeharto. Dan inilah perjanjian yang hingga kini tetap menjadi misteri terbesar dalam sejarah ummat manusia.

Perjanjian “The Green Hilton Memorial Agreement” di Geneva (Swiss) pada 14 November 1963.

Dan, inilah perjanjian yang sering membuat sibuk setiap siapapun yang menjadi Presiden RI. Dan, inilah perjanjian yang membuat sebagian orang tergila-gila menebar uang untuk mendapatkan secuil dari harta ini yang kemudian dikenal sebagai “salah satu” harta Amanah Rakyat dan Bangsa Indonesia. Inilah perjanjian yang oleh masyarakat dunia sebagai Harta Abadi Ummat Manusia. Inilah kemudian yang menjadi sasaran kerja tim rahasia Soeharto menyiksa Soebandrio dkk agar buka mulut. Inilah perjanjian yang membuat Megawati ketika menjadi Presiden RI menagih janji ke Swiss tetapi tidak bisa juga. Padahal Megawati sudah menyampaikan bahwa ia adalah Presiden RI dan ia adalah Putri Bung Karno. Tetapi tetap tidak bisa. Inilah kemudian membuat SBY kemudian membentuk tim rahasia untuk melacak harta ini yang kemudian juga tetap mandul. Semua pihak repot dibuat oleh perjanjian ini.

Perjanjian itu bernama “Green Hilton Memorial Agreement Geneva”. Akta termahal di dunia ini diteken oleh John F Kennedy selaku Presiden AS, Ir Soekarno selaku Presiden RI dan William Vouker yang mewakili Swiss. Perjanjian segitiga ini dilakukan di Hotel Hilton Geneva pada 14 November 1963 sebagai kelanjutan dari MOU yang dilakukan tahun 1961. Intinya adalah, Pemerintahan AS mengakui keberadaan emas batangan senilai lebih dari 57 ribu ton emas murni yang terdiri dari 17 paket emas dan pihak Indonesia menerima batangan emas itu menjadi kolateral bagi dunia keuangan AS yang operasionalisasinya dilakukan oleh Pemerintahan Swiss melalui United Bank of Switzerland (UBS).

Pada dokumen lain yang tidak dipublikasi disebutkan, atas penggunaan kolateral tersebut AS harus membayar fee sebesar 2,5% setahun kepada Indonesia. Hanya saja, ketakutan akan muncul pemimpinan yang korup di Indonesia, maka pembayaran fee tersebut tidak bersifat terbuka. Artinya hak kewenangan pencairan fee tersebut tidak berada pada Presiden RI siapa pun, tetapi ada pada sistem perbankan yang sudah dibuat sedemikian rupa, sehingga pencairannya bukan hal mudah, termasuk bagi Presiden AS sendiri.

Account khusus ini dibuat untuk menampung aset tersebut yang hingga kini tidak ada yang tahu keberadaannya kecuali John F Kennedy dan Soekarno sendiri. Sayangnya sebelum Soekarno mangkat, ia belum sempat memberikan mandat pencairannya kepada siapa pun di tanah air. Malah jika ada yang mengaku bahwa dialah yang dipercaya Bung Karno untuk mencairkan harta, maka dijamin orang tersebut bohong, kecuali ada tanda-tanda khusus berupa dokumen penting yang tidak tahu siapa yang menyimpan hingga kini.

Menurut sebuah sumber di Vatikan, ketika Presiden AS menyampaikan niat tersebut kepada Vatikan, Paus sempat bertanya apakah Indonesia telah menyetujuinya.

Kabarnya, AS hanya memanfaatkan fakta MOU antara negara G-20 di Inggris dimana Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut menanda tangani suatu kesepakatan untuk memberikan otoritas kepada keuangan dunia IMF dan World Bank untuk mencari sumber pendanaan alternatif. Konon kabarnya, Vatikan berpesan agar Indonesia diberi bantuan. Mungkin bantuan IMF sebesar USD 2,7 milyar dalam fasilitas SDR (Special Drawing Rights) kepada Indonesia pertengahan tahun lalu merupakan realisasi dari kesepakatan ini, sehingga ada isyu yang berkembang bahwa bantuan tersebut tidak perlu dikembalikan.

Oleh Bank Indonesia memang bantuan IMF sebesar itu dipergunakan untuk memperkuat cadangan devisa negara. Kalau benar itu, maka betapa nistanya rakyat Indonesia. Kalau benar itu terjadi betapa bodohnya Pemerintahan kita dalam masalah ini. Kalau ini benar terjadi betapa tak berdayanya bangsa ini, hanya kebagian USD 2,7 milyar. Padahal harta tersebut berharga ribuan trilyun dollar Amerika.

Aset itu bukan aset gratis peninggalan sejarah, aset tersebut merupakan hasil kerja keras nenek moyang kita di era masa keemasan kerajaan di Indonesia.

Asal Mula Perjanjian “Green Hilton Memorial Agreement”

Setelah masa perang dunia berakhir, negara-negara timur dan barat yang terlibat perang mulai membangun kembali infrastrukturnya. Akan tetapi, dampak yang telah diberikan oleh perang tersebut bukan secara materi saja tetapi juga secara psikologis luar biasa besarnya. Pergolakan sosial dan keagamaan terjadi dimana-mana. Orang-orang ketakutan perang ini akan terjadi lagi. Pemerintah negara-negara barat yang banyak terlibat pada perang dunia berusaha menenangkan rakyatnya, dengan mengatakan bahwa rakyat akan segera memasuki era industri dan teknologi yang lebih baik. 

Para bankir Yahudi mengetahui bahwa negara-negara timur di Asia masih banyak menyimpan cadangan emas. Emas tersebut akan di jadikan sebagai kolateral untuk mencetak uang yang lebih banyak yang akan digunakan untuk mengembangkan industri serta menguasai teknologi. Karena teknologi Informasi sedang menanti di zaman akan datang.

Sesepuh Mason yang bekerja di Federal Reserve (Bank Sentral di Amerika) bersama bankir-bankir dari Bank of International Settlements / BIS (Pusat Bank Sentral dari seluruh Bank Sentral di Dunia) mengunjungi Indonesia. Melalui pertemuan dengan Presiden Soekarno, mereka mengatakan bahwa atas nama kemanusiaan dan pencegahan terjadinya kembali perang dunia yang baru saja terjadi dan menghancurkan semua negara yang terlibat, setiap negara harus mencapai kesepakatan untuk mendayagunakan kolateral Emas yang dimiliki oleh setiap negara untuk program-program kemanusiaan. Dan semua negara menyetujui hal tersebut, termasuk Indonesia.

Akhirnya terjadilah kesepakatan bahwa emas-emas milik negara-negara timur (Asia) akan diserahkan kepada Federal Reserve untuk dikelola dalam program-program kemanusiaan. Sebagai pertukarannya, negara-negara Asia tersebut menerima Obligasi dan Sertifikat Emas sebagai tanda kepemilikan. Beberapa negara yang terlibat diantaranya Indonesia, Cina dan Philippina. Pada masa itu, pengaruh Soekarno sebagai pemimpin dunia timur sangat besar, hingga Amerika merasa khawatir ketika Soekarno begitu dekat dengan Moskow dan Beijing yang notabene adalah musuh Amerika.

Namun beberapa tahun kemudian, Soekarno mulai menyadari bahwa kesepakatan antara negara-negara timur dengan barat (Bankir-Bankir Yahudi dan lembaga keuangan dunia) tidak di jalankan sebagaimana mestinya. Soekarno mencium persekongkolan busuk yang dilakukan para Bankir Yahudi tersebut yang merupakan bagian dari Freemasonry.
Tidak ada program-program kemanusiaan yang dijalankan mengunakan kolateral tersebut. Soekarno protes keras dan segera menyadari negara-negara timur telah di tipu oleh Bankir International.
Akhirnya Pada tahun 1963, Soekarno membatalkan perjanjian dengan para Bankir Yahudi tersebut dan mengalihkan hak kelola emas-emas tersebut kepada Presiden Amerika Serikat John F.Kennedy (JFK). Ketika itu Amerika sedang terjerat utang besar-besaran setelah terlibat dalam perang dunia. Presiden JFK menginginkan negara mencetak uang tanpa utang.

Karena kekuasaan dan tanggung jawab Federal Reserve bukan pada pemerintah Amerika melainkan di kuasai oleh swasta yang notabene nya bankir Yahudi. Jadi apabila pemerintah Amerika ingin mencetak uang, maka pemerintah harus meminjam kepada para bankir yahudi tersebut dengan bunga yang tinggi sebagai kolateral. Pemerintah Amerika kemudian melobi Presiden Soekarno agar emas-emas yang tadinya dijadikan kolateral oleh bankir Yahudi di alihkan ke Amerika. Presiden Kennedy bersedia meyakinkan Soekarno untuk membayar bunga 2,5% per tahun dari nilai emas yang digunakan dan mulai berlaku 2 tahun setelah perjanjian ditandatangani. Setelah dilakukan MOU sebagai tanda persetujuan, maka dibentuklah Green Hilton Memorial Agreement di Jenewa (Swiss) yang ditandatangani Soekarno dan John F.Kennedy. Melalui perjanjian itu pemerintah Amerika mengakui Emas batangan milik bangsa Indonesia sebesar lebih dari 57.000 ton dalam kemasan 17 Paket emas.

Melalui perjanjian ini Soekarno sebagai pemegang mandat terpercaya akan melakukan reposisi terhadap kolateral emas tersebut, kemudian digunakan ke dalam sistem perbankan untuk menciptakan Fractional Reserve Banking terhadap dolar Amerika. Perjanjian ini difasilitasi oleh Threepartheid Gold Commision dan melalui perjanjian ini pula kekuasaan terhadap emas tersebut berpindah tangan ke pemerintah Amerika. 

Dari kesepakatan tersebut, dikeluarkanlah Executive Order bernomor 11110, di tandatangani oleh Presiden JFK yang memberi kuasa penuh kepada Departemen Keuangan untuk mengambil alih hak menerbitkan mata uang dari Federal Reserve. Apa yang pernah di lakukan oleh Franklin, Lincoln, dan beberapa presiden lainnya, agar Amerika terlepas dari belenggu sistem kredit bankir Yahudi juga diterapkan oleh presiden JFK. salah satu kuasa yang diberikan kepada Departemen keuangan adalah menerbitkan sertifikat uang perak atas koin perak sehingga pemerintah bisa menerbitkan dolar tanpa utang lagi kepada Bank Sentral (Federal Reserve).

Tidak lama berselang setelah penandatanganan Green Hilton Memorial Agreement tersebut, presiden Kennedy di tembak mati oleh Lee Harvey Oswald. Setelah kematian Kennedy, tangan-tangan gelap bankir Yahudi memindahkan kolateral emas tersebut ke International Collateral Combined Accounts for Global Debt Facility di bawah pengawasan OITC (The Office of International Treasury Control) yang semuanya dikuasai oleh bankir Yahudi. Perjanjian itu juga tidak pernah efektif, hingga saat Soekarno ditumbangkan oleh gerakan Orde baru yang didalangi oleh CIA yang kemudian mengangkat Soeharto sebagai Presiden Republik Indonesia. Sampai pada saat Soekarno jatuh sakit dan tidak lagi mengurus aset-aset tersebut hingga meninggal dunia. 

Satu-satunya warisan yang ditinggalkan, yang berkaitan dengan Green Hilton Memorial Agreement tersebut adalah sebuah buku bersandi yang menyembunyikan ratusan akun dan sub-akun yang digunakan untuk menyimpan emas, yang terproteksi oleh sistem rahasia di Federal Reserve bernama The Black screen. Buku itu disebut Buku Maklumat atau The Book of codes. Buku tersebut banyak di buru oleh kalangan Lembaga Keuangan Dunia, Para sesepuh Mason, para petinggi politik Amerika dan Inteligen serta yang lainnya. Keberadaan buku tersebut mengancam eksistensi Lembaga keuangan barat yang berjaya selama ini.

Sampai hari ini, tidak satu rupiah pun dari bunga dan nilai pokok aset tersebut dibayarkan pada rakyat Indonesia melalui pemerintah, sesuai perjanjian yang disepakati antara JFK dan Presiden Soekarno melalui Green Hilton Agreement.

Padahal mereka telah menggunakan emas milik Indonesia sebagai kolateral dalam mencetak setiap dollar.

Hal yang sama terjadi pada bangsa China dan Philipina. Karena itulah pada awal tahun 2000-an China mulai menggugat di pengadilan Distrik New York. Gugatan yang bernilai triliunan dollar Amerika Serikat ini telah mengguncang lembaga-lembaga keuangan di Amerika dan Eropa. Namun gugatan tersebut sudah lebih dari satu dasawarsa dan belum menunjukkan hasilnya. Memang gugatan tersebut tidaklah mudah, dibutuhkan kesabaran yang tinggi, karena bukan saja berhadapan dengan negara besar seperti Amerika. Akankah Pemerintah Indonesia mengikuti langkah pemerintah Cina yang menggugat atas hak-hak emas rakyat Indonesia yang bernilai Ribuan Trilyun Dollar… (bisa untuk membayar utang Indonesia dan membuat negri ini makmur dan sejahtera)??

Continue Reading

Zionis Laknatullah di Balik Bisnis MNC



Kontes Miss World 2013 yang dipaksakan terselenggara di Indonesia oleh MNC Group bukan hanya melecehkan umat Islam tapi juga menghina kalangan ulama yang tegas menolak ajang maksiat dari Barat itu dibawa masuk oleh segolongan kafir minoritas ke negeri mayoritas Muslim ini.

Dalam kontroversi penyelenggaraan Miss World yang akhirnya dibatasi hanya di Pulau Bali, ada fakta yang jarang diungkap dan kurang mendapatkan perhatian dari masyarakat yang menolak digelarnya ajang tersebut di wilayah NKRI. Di antara juri yang menjadi penilai terhadap kontestan Miss Indonesia, ada seorang pria bernama Adam Chesnoff. Siapakah orang ini sesungguhnya? 

Apakah dia sekadar juri biasa yang lazim di hadirkan dalam kontes semacam itu, lalu apa hubungannya dengan MNC Group?

Banyak masyarakat belum mengetahui bahwa di jajaran Komisaris MNC Group terdapat seorang Yahudi, yaitu Adam Chesnoff yang cukup aktif mendukung aktivitas kaum Zionis di dalam maupun luar Israel . Pria kelahiran Yerusalem pada 1965 ini meraih gelar Sarjananya dari Universitas Tel Aviv, Israel, pada 1991.

Sebelum menjabat Komisaris di MNC Group pada 2011, Chesnoff juga sempat menempati posisi Dewan Direksi dalam perusahaan telekomunikasi nasional di Israel, Bezeq, antara 2005 sampai 2010.
Kiprah Chesnoff dalam industri telekomunikasi dan media massa tidak terpisahkan dari pengaruh sosok Haim Saban yang juga berdarah Yahudi dan merupakan penguasa group perusahaan Saban Capital Group. Sejak usia belasan tahun, Saban sudah mengabdi untuk Israel Defense Force (IDF). 

Besarnya peran Saban di bidang politik menunjukkan kepentingan dan komitmen dia untuk mempertahankan hubungan erat antara Amerika Serikat dengan Israel. Bersama istrinya, Saban mendirikan sebuah yayasan pada 1999 yang menggalang bantuan bagi American Israel Education Foundation dan Friends of the Israel Defense Force, di mana dia menjadi anggota dewannya. 

Sepak terjang Saban untuk mempertahankan berdirinya negara Israel sangatlah nyata. Dalam sebuah konferensi di Israel, Saban mengungkapkan siasatnya untuk mempengaruhi kekuatan politik Amerika Serikat melalui 3 jurus, yaitu memberikan bantuan finansial bagi partai politik, mengadakan lembaga perumus kebijakan politik, dan mengendalikan media massa.

Sebagai orang binaan dan tangan kanan Saban inilah Adam Chesnoff ikut terlibat dalam aktivitas politik Zionisme dalam rangka membela kepentingan Israel atas penjajahan terhadap Palestina. Di situs resmi Friends of the Israel Defense Force, tercatat nama Adam Chesnoff beserta istrinya, Lissa Chesnoff, yang turut mendampingi Haim Saban dalam kegiatan penggalangan dana. Berpadunya Adam Chesnoff dan Hary Tanoesoedibjo (HT) Baca juga Tulisan Tentang: http://www.nahimunkar.com/dibalik-kedekatan-george-soros-hary-tanoe/ selaku penguasa jaringan media massa di Indonesia merupakan persekutuan antara kaum kafir Yahudi dan kafir Nasrani untuk memperkuat pengaruh agama mereka di negeri Muslim terbesar di dunia ini.

Melalui firmanNya, Alloh SWT telah memberikan peringatan bagi umat Islam agar mewaspadai persekutuan jahat semacam itu: “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: ‘Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)’. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu ”. [QS. Al-Baqarah 120]

Kerusakan masyarakat terwujud saat kian banyak manusia di negeri ini menjadi sangat bergantung pada TV sebagai sarana hiburan utama. Tayangan berupa pertandingan olahraga, pentas budaya, dan sinetron menjadi candu kesenangan berskala nasional yang sulit bagi masyarakat awam untuk meniadakan peran dominan TV di ruang keluarga. Resahnya wanita bila terhalang untuk menikmati sinetron favoritnya bisa disandingkan dengan resahnya pria bila terhalang untuk menikmati pertandingan sepakbola melalui TV. Umat Islam kurang menyadari fenomena kecanduan terhadap hiburan TV sebagai titik lemah yang memupuk sikap lengah.

Ketergantungan umat pada hiburan TV akhirnya dimanfaatkan para musuh Islam yang mendaur ulang candu itu menjadi bahan bakar untuk menjajah kaum Muslimin sendiri. Tanpa disadari, seorang Muslim yang tidak mau meredam ketergantungannya terhadap hiburan di TV bukan hanya menjadi bahan bakar bagi penjajahan ideologis atas dirinya sendiri,namun juga bagi penjajahan atas seluruh kaum Muslimin. Sikap lengah dan masa bodoh inilah yang membuat umat Islam makin tidak peduli antara satu sama lain.

Sedangkan sikap orang beriman seharusnya dilandasi kepedulian dia terhadap solidaritas sesama umat: “Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal kasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam ”. [HR. Muslim]

Memang tidak mudah bagi sebagian umat yang terlanjur larut dalam menikmati candu hiburan TV. Ketika harus ikhlas untuk tidak menikmati hiburan TV lagi, amat berat bagi mereka untuk melepas itu karena minimnya kepedulian terhadap umat sebagai satu kesatuan tubuh. Alih-alih melepas candu itu dengan ikhlas, ada yang malah sibuk mencari alasan untuk pembenaran agar tetap bisa menikmati hiburan TV tanpa peduli nasib saudaranya.

Padahal tidak akan mati seorang Muslim hanya karena dirinya tidak bisa menikmati hiburan TV. Tetapi seorang Muslim bisa menimbulkan kematian bagi sesama kaum Muslimin akibat dijajah oleh para musuh Islam dengan persenjataan yang dibiayai dari hasil keuntungan industri hiburan dan televisi yang dia nikmati. Hindari dan hapuskan Saluran RCTI, MNC TV, dan Global TV dari televisi Anda mulai sekarang.

Buktikan martabat Anda selaku Muslim yang tidak sudi tunduk dan dihinakan untuk menghamba kepada program tayangan dan candu hiburan dari jaringan TV tersebut.

_________________________________________________________________________
Oleh: Muhammad Faisal, S.Pd, M.MPd (Aktivis Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat, Pengamat Pendidikan Non Formal dan Informal, Alumnus S1 Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Prodi/Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, S2 Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (IMNI), Jakarta – Pasca Sarjana, konsentrasi Manajemen Pendidikan)

Continue Reading

Pendaratan Pertama Di Bulan Itu Palsu !



Pada tanggal 15 Februari 2001 stasiun TV FOX (disiarkan kembali 2005 oleh Star World Philipines) menyiarkan sebuah program dengan judul Conspiracy Theory: Did We Land on the Moon?. program ini memberikan bukti-bukti bahwa NASA telah memanipulasi berita pendaratan di bulan.

Hoax teori ini telah beredar beberapa tahun sebelumnya, namun tahun 2001 adalah pertama kalinya program ini di tayangkan kepada masyarakat.

Program TV ini diberikan kepada rakyat amerika yang memiliki dugaan yang kuat bahwa pemerintah mereka telah melakukan konspirasi melalui NASA dengan menciptakan sebuah ‘multi-million hoax’.
Walaupun di amerika sendiri kredibilitas FOX ‘agak’ diragukan, dengan hanya menampilkan hasil research yang tidak mendalam, tidak akurasi secara ilimiah dan konklusi yang subjektif, namun setidaknya acara ini telah membuka mata dan merubah sudut pandang dunia tentang pendaratan di bulan. Ini dapat dilihat dari rating siaran yang FOX yang meningkat tajam dengan adanya program ini. Di sisi lain warga amerika sendiri telah kehilangan respek terhadap integritas pemerintahan mereka.
  • Kemungkinan berhasil diperhitungkan sangat kecil sehingga tidak dapat dibayangkan adanya pendaratan di bulan
Bill Kaysing mengatakan bahwa perhitungan keberhasilan pendaratan di bulan adalah 0.0017% (1 : 60,000). Sumber dari informasi ini adalahreportase yang di sediakan oleh Rocketdyne company pada akhir tahun 1950an. Lampiran ini tentu saja didasarkan pengetahuan mereka akan teknologi yang tersedia saat itu.
  • Seluruh Misi Apollo sebelum Apollo 11 Terserang Kerusakan Pada Sekitar 20,000 Bagian. Pengecualian pada Apollo 13 NASA Mengklaim Tidak Ada Masalah Teknis Pada Misi Bulan Mereka
Klaim hoax ini dikemukakan oleh Ralph Rene. Misi-misi Apollo sebelumnya terdapat begitu banya masalah yang tidak dapat di atasi oleh NASA sehingga mereka memutuskan untuk memanipulasi ini. Pengalaman dari misi-misi Apollo sebelumnya yang mengalami begitu banyak permasalah teknis dan kerusakan, maka astronot-astronot Apollo ‘dilatih’ keras untuk menghadapi masalah-masalah ini, dan pendaratan di bulan dapat berjalan dengan mulus. Amazing…

Video pendaratan Apollo 11 dikirim langsung ke bumi dari permukaan bulan dengan menggunakan antenna Lunar Module dan power supply. Sehingga terdapat batasan bandwidth yang dapat di transmisi. Sehingga Apollo 11 hanya dapat menggunakan gambar hitam-putih, slow-scan TV camera dengan scan rate 10 frame per detik pada 320 baris per frame. Untuk dapat menyiarkan situasi bulan kepada bumi maka gambar-gambar ini perlu di-convert ke standart TV komersial. Di amerika, standar EIA adalah 30 frame per detik pada 525 baris per frame. Tayangan yang di kirim dari bulan ditampilkan pada monitor hitam-putih 10 inch dan sebuah kamera vidicon di arahkan ke layer monitor kemudian di scan menggunakan standar EIA.

Dalam sebuah misi yang sangat ambisius ini, NASA kehilangan kapabilitasnya dengan tidak mampunya Apollo 11 mengirimkan tayangan high-quality. Misi berikutnya, dimulai dengan Apollo 12 NASA membekali astronot mereka dengan kemampuan bandwidth yang lebih besar sehingga dapat mengirimkan gambar bewarna langsung ke bumi.
  •  Tidak Akan Ada Gambar Yang Diambil Dari Bulan Karna Film Akan Meleleh Pada Temperatur 250°
Astronot Apollo pada saat itu menggunakan sebuah film transparansi khusus yang dibuat oleh Eastman Kodak dibawah kontrak NASA. Layer dari emulsi fotosensitif ini diletakkan dalam ESTAR yang terbuat dari polister, yang biasanya di gunakan dalam pembuatan film bergerak. Titik leleh ESTAR adalah 490° F, namun penyusutan dan distorsi dapat terjadi pada temperatur 200° F. dan film ini tidak pernah diuji dalam temperatur seperti ini. Kameranya sendiri disimpan di dalam sebuah tempat khusus yang di-disain untuk menjaga film agar tetap dingin.

Situasi di bulan yang tanpa udara sangat berbeda dengan situasi oven di dapur kita pada umumnya. Tanpa konveksi dan koduksi, maka panas dapat tersebar karena radiasi.
  • Setiap Foto Yang Ditampilkan Dibuat Dengan Sangat Sempurna, Terfokus, dan di Ekspos. Kenyataannya Astronot Menggunakan Kamera Tanpa Viewfinders dan Pengatur Cahaya
Artinya adalah, astronot tidak dapat mengambil gambar yang begitu sempurnanya. Jadi jawaban yang sangat jelas adalah mereka tidak pernah mengambil foto di bulan, ini adalah contoh dari gambar yang diambil di bulan.
apollo11
Bandingkan dengan foto yang di ambil tanpa menggunakan viewfinders dan pengatur cahaya:
photo01
Kedua foto ini dikeluarkan oleh NASA. Mungkin saja para astronot ini telah meluangkan banyak waktu mereka untuk: practice, practice dan practice. Mungkin tidak ada manusia yang pernah mempersiapkan diri mereka sebaik para astronot Apollo.
  • Langit yang Gelap Harusnya Penuh Dengan Bintang-Bintang, Namun Tidak Satupun yang Nampak Pada Setiap Foto Apollo
eaglelands
20130729
Untuk alasan yang sama foto bumi yang di ambil dari bulan pun kurang menampilkan bintang. Beberapa orang menyanggah hal ini dengan mengatakan, bahwa bintang-bintang itu ada di sana namun tidak keliahatan, tapi mereka lupa bahwa ada hal yang berbeda antar ‘melihat’ dan ‘memotret’ bintang.

Bill Kaysing mengatakan bahwa NASA telah berdusta dengan mengatakan bahwa bintang tidak dapat di lihat di ruang angkasa, pada kenyataan NASA kemudian melepaskan foto-foto yang juga memperlihatkan adanya bintang.

Foto Endeavour diambil dari flight deck menunjukan foto aurora pada waktu malam diambil dari pesawat astronot (bukan Apollo 11):
photo02
Kita masih bisa melihat dengan jelas dan membedakan mana aurora dan mana bintang.

Astronot Apollo sendiri pun tidak pernah menyatakan bahwa mereka melihat bintang di langit, karena terangnya permukaan bulan sehingga mereka tidak dapat melihat cahaya bintang. Ini sama hal nya kita melihat bintang pada malam hari namun mata kita ‘tertutup’ dengan cahaya senter. Di sisi lain, astronot Gene Cernan mengatakan bahwa saat dia berada dibayangan Lunar Module Apollo 17, ia dapat melihat dengan jelas beberapa bintang ketika ia berada diluar.
  •  Bayangan Yang Dihasilkan Pada Pemukaan Bulan Harusnya Paralel. Beberapa Bayangan Pada Foto Apollo Tidak Paralel. Indikasi Bahwa Sumber Cahaya Bukan Hanya
Sanggahan yang muncul adalah, ini hanya masalah persepektif saja. Sebuah foto adalah wujud 2 dimensi dari dunia yang 3 dimensi, meskipun pada beberapa film-film komersil yang dihasilkan menampilkan hasil bayangan yang tidak paralel.

Sanggahan yang lain adalah bahwa tidak paralelnya bayangan yang dihasilkan bisa jadi karena permukaan yang berbeda, misalnya satu bayangan jatuh di daerah yang rata sedangkan satunya lagi jatuh pada daerah yang miring, jika dilihat dari samping maka akan tampak 2 bayangan yang tidak parallel. Namun jangan lupa, bila kedua bayangan ini dilihat dari atas maka tetap akan tampak bayangan yang paralel.

photo04

Gambar yang diambil di bumi ini merupakan contoh bahwa perspektif dapat menyebabkan bayangan yang tidak paralel.

photo05
  • Panjang Bayangan Yang Berbeda Karena Sumber Cahaya Yang Berbeda
Datang dari David Percy yang memuculkan gambar ini pada websitenya:
nasa2
Percy mengatakan bahwa beda permukaan bulan saat foto ini diambil bukanlah alasan mengapa terdapat dua bayangan yang berbeda ukuran. Karena tempat dimana Apollo 11 berada adalah rata.
  • Beberapa Foto Apollo Memperlihatkan Sumber Cahaya Misterius Yang Kelihatan Seperti Spotlight Studio
Pembawa ide moon landing adalah hoax, menggunakan foto-foto ini sebagai bukti mereka:
photo08
Bila bayangan tercipta dari satu sumber cahaya maka bayang tersebut akan menutupi secara penuh seluruh daerah di bawahnya.

Jika kita memperhatikan daerah 6 dan J, kita tidak lagi melihat bintang. Pada area K kita akan menemukan salah satu sisi dari LEM yang terbungkus dengan bayangan, tapi simbol bendera amerika seperti di terangi.

nasa7
  • Hanya Ada Dua Astronot Yang Berjalan di Bulan Dalam Setiap Misi Apollo, Namun Ada Beberapa Foto Dimana Astronot Memantulkan Gambar Astronot Lain Yang Tidak Memiliki Kamera. Siapa Yang Mengambil Foto??
photo10

Astronot Apollo Membawa kamera yang dipasang di depan baju angkasa mereka (daerah dada). Pada foto Apollo 12 ini, astronot Alan Bean di foto oleh Pete Conrad, kita dapat melihat dengan jelas kamera Bean ganjal di dadanya. Perhatikan lebih jelas pantulan Conrad pada visor Bean, terlihat kamera Conrad yang di operasikan dengan tangan kanannya.

nasa8

Gambar ini diambil saat Alan Bean memegang sebuah Special Environment Examiner Container. Jika foto ini diambil oleh kamera dada Conrad maka helm (L) seharusnya tidak terlihat.
Bayangan yang dipantulkan pada visor Bean (M) berada pada arah yang berbeda, tidak pada garis paralel yang seharusnya.

Jika kita melihat pada Enviromental Sampler yang sedang di pegang Bean (N), pantulan datang dari sumber cahaya yang bukan matahari, tapi itu bisa saja cahaya dari baju ruang angkasa. Namun pada 7, terlihat sumber cahaya lain.
  • Pada Sebuah Foto Apollo 11 Buzz Aldrin, Horizon Terletak Pada Garis Mata; Sehingga, Jika Kamera Dilekatkan Di Dada Neil Amstrong, Horizon Harus Berada Pada Permukaan Dada
Ini adalah foto yang paling banyak di cetak dari keseluruhan foto yang di bawa dari bulan:
nasa3

Foto yang diambil di atas permukaan bulan pada ketinggian yang sama; bagaimanapun juga bila Armstrong berdiri pada permukaan yang lebih tinggi maka permukaan horizon akan turut naik. Jika kita melihat bayangan Armstrong pada visor Buzz Aldrin, kita melihat horizon pada dadanya.

photo12
Ini menampakan posisi Armstrong yang berdiri di dataran yang lebih tinggi dengan dadanya yang berada hampir sama dengan mata Aldrin.

Perhatikan area B ada bayangan yang terpancar pada baju angkasa Buzz Aldrin. Sekali lagi, jika matahari adalah satu-satunya sumber cahaya di bulan, maka bayangan ini harusnya menjadi lebih gelap.

Daerah C perhatikan permukaan bulan menghilang di kejauhan sampai pada horizon bulan. Pada tempat tampa atmosfir, maka daratan tidak akan menghilang, tapi akan tetap terlihat tajam sampai pada horizon bulan.

Lihat daerah D secara jelas kita dapat melihat satu bentuk struktur terpantul dari helm Aldrin, tidak tahu apa itu, tapi itu ada di sana.
  • Jejak Di Permukaan Bulan
nasa9

Pada gambar ini (perhatikan daerah yang dilingkar). Jejak Lunar Rover ini sangat jelas terbentuk. Pada kenyataannya kita harus memiliki campuran senyawa dan air untuk dapat menciptakan jejak yang jelas seperti itu.

Jika kita melihat batu yang diberi label R akan terlihat sebuah huruf ‘C’ terpahat diatas batu. Apakah ada yang lupa memindahkan posisi batunya?

footprint

Sebagaimana ketika take off make Luna Module juga akan mengeluarkan ‘hembusan’ yang kuat ketikan akan landing di bulan. Bagaimana bisa kita akan mendapatkan sebuah foto jejak kaki pertama manusia di bulan?
  • Cross Hair Yang Terdapat di Depan Dan Belakang Image
Perhatikan terdapat dua cross hairs pada gambar di atas. Cross hair seperti ini muncul di kebanyakan foto bulan. Seharusnya Cross hair ini di letakkan di kamera dan film. Tapi jika kita melihat lebih dekat pada cross hair di sebelah kiri, tampaknya dia berada di belakang Lunar Rover.
  • Bendera yang Berkibar
01flag
bendera dapat berkibar karena… ?
dan seharusnya di bulan tidak ada… ?

Mengapa Mereka Memalsukan Itu

Uni Soviet telah membuat kemajuan lebih awal untuk lomba menuju Bulan. Uni Soviet telah meluncurkan manusia pertama ke ruang angkasa pada tahun 1961 dan 1963 dan juga merupakan manusia-manusia pertama yang mengorbit bumi.
 
Bersama dengan itu pemerintah amerika harus membuat sebuah catatan lain sesuai dengan janji Presiden Kennedy yang menyatakan bahwa amerika akan mendaratkan manusia di bulan pada akhir era 1960an.

Banyak orang yakin bahwa NASA akan menyatakan ketidakmungkinan membawa manusia ke Bulan dengan teknologi yang tesedia saat itu.

Kemenangan atas Uni Soviet akan memberikan keuntungan untuk proyek ruang angkasa Amerika.

Foto-Foto

NASA tidak pernah memberikan penjelasan terhadap beberapa kesalahan yang terdapat pada foto-foto yang di ambil Apollo. Walaupun begitu banyak pertanyaan yang bermunculan.

Suara

Kita tidak akan mendengar suara mesin pada saat pendaratan di bulan pada saat astronot membuat percakapan mengenai jarak tersisa ke permukaan, ia hanya berada beberapa kaki jauhnya dari mesin rocket yang harusnya memiliki daya dorong 10000lb.

Hal lain adalah kenyataan bahwa ketika ruang control memberikan pertanyaan, astronot Apollo memberikan jawaban secara instant tanpa delay. Ini tampaknya aneh karena dengan teknologi tahun 1990an pun masih terdapat delay satelit yang menghubungkan inggris dan amerika. Ada delay sekitar 0.7 detik dari London ke California jadi bagaimana mungkin ada balasan langsung percakapan langsung antara ruang control dan bulan?

Ada beberapa bukti bahwa juga bila manusia berada di ruang angkasa maka akan terjadi perubahan suara sehingga perlu di analisa terlebih dahulu untuk mendapatkan suara normal, dan 7/10 orang mengatakan suara terdengar seperti seseorang yang sedang membaca script.

Radiasi

Seorang penulis amerika telah membuat penelitian dan mengatakan bahwa pesawat ruang angkasa Apollo memerlukan dinding setebal 2 meter untuk menghindari radiasi kosmik yang dapat membakar astronot di dalamnya.

Dan juga perlindungan yang sama diperlukan untuk semua alat yang di gunakan seperti film dan kamera. Pernyataan resmi NASA mengatakan bahwa mereka telah ‘melapis’ kamera dengan sejenis cat alumunium.

Pengeluaran untuk seluruh program Apollo berkisar $25.4 trilyun pada tahun 1969 ($135b trilyun pada tahun 2005). Lihat budget NASA (termasuk Mercury, Gemini, Ranger, Surveyor, Lunar Orbitar, dan program Apollo), hanya pesawat ruang angkasa dan roket Saturn sekitar $83 trilyun tahun 2005 (Pesawat Apollo bernilah $28trilyun, Saturn I, IB, V bernilai sekitar $46 trilyun tahun 2005).

Motif

Beberapa motif yang bisa saja melatar belakangi amerika membiayai proyek Apollo adalah:
  1. Pengalih Perhatian. Pemerintah amerika menggunakan aktifitas bulan ini untuk membawa perhatian dunia dari keterlibatan amerika pada perang Vietnam.
  2. Daya Tarik Perang Dingin. Pemerintah amerika menyadari pentingnya memenangkan perlombaan ke Bulan dengan USSR. Pergi ke Bulan, jika hal ini mungkin, akan jadi sangat beresiko dan mahal. Maka akan lebih mudah untuk memalsukan pendaratan ini untuk mendapat kesuksesan.
  3. Uang. NASA mengumpulkan dana sekitar $30 trilyun untuk berpura-pura pergi ke bulan. Ini di gunakan untuk membayar begitu banyak orang, untuk menyediakan semua yang dibutuhkan. Fariasi dari teori ini, industri ruang angkasa di kategorikan sebagai politik ekonomi, seperti industri militer yang menyediakan ladang subur untuk berkembang.
  4. Resiko. Ketersediaan teknologi pada saat itu adalah kesempatan untuk mengetahui bahwa pendaratan bulan mungkin saja berhasil jika benar-benar di coba. Soviet, sebagai competitor program Bulan dengan kemampuan ekonomi, militer dan politik menjadi pesaing terdekat amerika, dapat dibayangkan bagaimana seandainya Amerika gagal mendarat di bulan. Sebagai pemenang amerika berharap untuk mendapatkan dukungan yang lebih luas di mata dunia sebagai Negara terdepan dalam teknologi.

Sumber
Continue Reading

Alasan Indonesia Sangat Penting Dalam Gerakan Dajjal !!!



Indonesia adalah Negara dengan Jumlah Umat Muslim Terbesar di Planet Bumi ini, ada sekitar 199.5 Juta orang Islam di Indonesia dari 234.25 juta Penduduk Indonesia. Indonesia dan Negara-negara Timur Tengah adalah Negara yang Nanti akan Terlebih Dahulu di Datangi oleh Al-MAsih-Dajjal di Akhir Zaman. Negara-negara yang Nanti akan Terlebih Dahulu di Datangi Dajjal sesuai dengan Jumlah Mayoritas Pemeluk Agama :
  1. Indonesia sebagai Negara Mayoritas MUSLIM Terbesar di Dunia.
  2. China sebagai Negara Mayoritas BUDDHA Terbesar di Dunia.
  3. India sebagai Negara Mayoritas HINDU Terbesar di Dunia.
  4. Amerika Serikat sebagai Mayoritas KRISTEN PROTESTAN Terbesar di Dunia.
  5. Vatikan dan Italia sebagai Mayoritas KRISTEN KHATOLIK Terbesar di Dunia.
  6. Jepang Sebagai Mayoritas Pemeluk Kepercayaan SHINTO Terbesar di DUnia.
  7. Russia sebagai Mayoritas Pemeluk Idiologi KOMUNIS Terbesar di Dunia.
  8. Israel Sebagai Mayoritas YAHUDI Terbesar di Dunia.
Tanggal 2 Juli 2009 lalu, Koran The New York Times mengulas sengketa organisasi Freemason Amerika, sebuah organisasi persaudaraan internasional milik Zionis-Yahudi. Pangkal sengketa itu adalah pengangkatan seorang anggota yang bukan berkulit putih (kulit hitam) sebagai petingginya. Bagi anggota Freemason lain, pengangkatan Grand Master bukan dari kulit putih dianggap keluar dari tradisi.

Orang yang paling diributkan itu adalah pemuda bernama Victor Marshall (26), seorang laki-laki pemalu anggota cadangan militer angkatan darat Amerika Serikat.

Sebelum itu, tepatnya Mei 2008, penulis ternama Harun Yahya berkirim surat –melalui stafnya– kepada Suara Hidayatullah tentang tekanan Freemason kepada tokoh anti Evolusi dengan bukunya yang cukup ternama “Atlas Penciptaan”. Menurut Harun Yahya, Freemason pusat berkirim surat ke markasnya yang berada di Turki untuk menanyakan bagaimana orang seperti Harun Yahya bebas berkeliaran. Gara-gara tekanan Freemason, imuwan Turki bernama asli Adnan Oktar ini akhirnya kembali dipenjara.

Tidak banyak yang tahu – termasuk warga Amerika Serikat (AS) sendiri– tentang adanya pemerintah bayangan di Amerika Serikat yang konon kabarnya dihuni kelompok “pemuja setan” atau Freemason. Misi besar yang dijadikan landasan kelompok ini adalah menciptakan tatanan dunia baru atau the New World Order. Sebuah misi yang sangat berbahaya. Sayang, seringkali kaum Muslim menganggapnya sebagai ilusi.

Bagaimana sebenarnya kedudukan mereka di Amerika Serikat? Sejauh mana langkah dan cara-cara mereka mengendalikan pemerintah Super Power itu?

Koresponden Suara Hidayatullah mewawancarai Jerry Duane Gray, mantan kameramen jaringan televisi CNBC Asia yang juga dikenal sebagai wartawan investigasi. Penulis yang banyak mengritik kebijakan pemerintahan Amerika Serikat ini baru-baru ini menulis buku berjudul Bayang-Bayang Gurita, yang menceritakan kiprah organisasi Freemasonry di Negeri Paman Sam. “Banyak korban dari misi the New World Order,” ujar Jerry. Apa maksudnya? Baca wawancara lengkap pria kelahiran Wiesbaden, Jerman yang sangat fasih berbahasa Indonesia ini.

Dalam salah satu buku yang Anda tulis, diungkapkan tentang agenda Tatanan Dunia Baru. Apa maksudnya?

Memang, kelompok Freemasonry (terdiri dari turunan raja, pimpinan negara, sekte Yahudi Zionis) tengah merancang tatanan dunia baru atau sering mereka sebut the New World Order. Agenda tersembunyinya adalah menyiapkan Dajjal untuk merusak dunia, hingga akhirnya mereka akan menguasai dunia sepenuhnya. Sampai sekarang misi mereka terus berjalan. Saya bahkan memperkirakan misi mereka sebentar lagi tercapai. Bagian dari rencana tatanan dunia baru adalah menyebarkan virus-virus penyakit yang mematikan.

Apa indikatornya?
 
Banyak sekali. Di antaranya adalah penguasaan jaringan media. Enam perusahaan media milik mereka, kini telah menguasai 90 persen jaringaninformasi dunia. Opini publik dunia saat ini di tangan mereka. Jadi jangan heran, jika ada penggiringan opini atau propaganda tentang Islam adalah ajaran “teroris” yang wajib diperangi.
 
Selain itu, mereka juga telah menguasai ekonomi dunia. Hampir semua kebutuhan umat manusia di dunia diproduksi oleh mereka. KelompokFreemason ini telah sukses membentuk ‘pemerintah bayangan’ Amerika Serikat.

Tujuannya untuk menguasai sumur-sumur minyak di dunia dan keuangan dunia, sekalipun melalui perang.

Lalu bagaimana dengan Indonesia?
 
Indonesia dan negara-negara dunia ketiga juga tidak lepas dari sasaran. Krisis ekonomi dunia gelombang kedua yang terjadi akhir tahun 2008, merupakan skenario mereka untuk menguasai dunia. Mereka sengaja menciptakan krisis ekonomi dengan harapan negara dunia ketiga tidak bisa bangkit.
 
Kita lihat sendiri, ketika Indonesia tengah berusaha bangkit dari keterpurukan akibat krisis ekonomi tahun 1997, sekonyong-konyong kembali dihantam badai krisis 2008. Indonesia mau bangkit dihantam lagi, mau bangkit dihantam lagi. Ini merupakan permainan mereka.

Bagi mereka, Indonesia adalah negara penting. Kelompok Freemason tidak ingin umat Islam bersatu. Itu sebabnya, di Indonesia setiap harinya ada sekitar 60 ribu intelijen suruhan mereka memecah-belah umat Islam.

Seperti apa Tatanan Dunia Baru yang direncanakan tersebut?

Mereka berkeinginan menciptakan satu pemerintahan dunia, satu pemimpin dunia, satu agama baru. Lalu membagi dunia ini menjadi sepuluh propinsi yang mematuhi segala kehendak mereka.Tatanan dunia baru menjadikan manusia di luar Yahudi menjadi kerbau-kerbau yang dicocok hidungnya, anjing-anjing suruhan, dan budak-budak yang patuh pada perintah majikan.

Soal pemerintah bayangan Amerika Serikat tak banyak diungkap?
 
Pusat komando pemerintah bayangan adalah Federal Emergency Management Agency (FEMA). FEMA bukanlah institusi resmi di Amerika Serikat yang diketahui oleh umum. Institusi ini memiliki anggaran rahasia dalam jumlah miliaran dollar. Bahkan wewenang pemerintah bayangan melebihi presiden dan kongres.

Operasional pemerintah bayangan ini diperoleh dari ‘anggaran hitam’. Mereka mengendalikan perdagangan narkoba untuk meraup keuntungan yang berlimpah. Pemerintah bayangan ini dikendalikan oleh Zionis-Amerika atau kelompok Freemason. Meski Yahudi di Amerika Serikat hanya sekitar 2 persen tapi mereka menguasai 98 persen dari kekuatan yang ada di Amerika Serikat.

Apa warga Amerika Serikat tahu tentang Pemerintah Bayangan ini?

Warga Amerika Serikat itu punya karakter individualis. Mereka hanya memikirkan diri sendiri. Sekali pun FEMA telah menggurita, tapi hanya segelintir orang yang mengetahuinya. Karakter masyarakat yang demikianlah yang membuat Amerika Serikat menjadi sasaran empuk bagi kaum Zionis untuk melakukan apa saja. Selain itu, pemerintah bayangan Amerika Serikat sangat rapat menjaga rahasia. Bahkan mereka tidak ragu membunuh orang yang menyebarluaskan rahasia pemerintah bayangan.

 Bagaimana dengan terpilihnya Barack Obama?
 
Umat Islam Indonesia jangan salah menilai tentang Barack Obama. Jangan hanya melihat Obama pernah tinggal di Indonesia atau pernah makan nasi goreng di Menteng. Obama masih sama halnya dengan Bush, yakni masuk kelompok penyembah setan (Freemason). Di depan 1200 orang keturunan Yahudi sebelum terpilih, Obama pernah berjanji akan mendukung perjuangan Israel menguasai tanah Palestina. Obama akan terus melanjutkan perjuangan Bush dalam membentuk tatanan dunia baru.

Dari puluhan Presiden Amerika Serikat, hanya John F. Kennedy yang mencintai Amerika Serikat. Kennedy sangat membela kepentingan-kepentingan masyarakat Amerika Serikat. Kennedy dianggap menghalangi rencana membentuk tatanan dunia baru. Karena itulah tahun 1963, ia tewas ditembak oleh orang-orang yang berada dalam ring satu. Mustahil Kennedy ditembak oleh masyarakat biasa, karena penjagaan terhadap Presiden AS dilakukan secara ketat dan berlapis.

Aktivitas Anda membongkar mereka tidak membahayakan diri Anda?

Tentu. Setiap saya mengisi kajian selalu ada saja intel yang hadir. Bahkan ada intel perempuan bule yang selalu hadir di acara-acara saya. Pernah suatu ketika, selepas mengisi acara, intel itu menyodorkan selembar surat yang berisi ajakan untuk bertemu dan membicarakan bisnis di sebuah kamar hotel bintang lima di Jakarta. Saya tidak memenuhi undangan itu.  * Ibnu Syafa’at/Suara Hidayatullah AGUSTUS 2009

A. Sekilas Tentang Freemasonry

Kata Zionis ini kemudian dipergunakan sebagai nama suatu ideologi yang diikuti oleh bangsa Yahudi di seluruh dunia, yaitu bahwa bangsa Yahudi akan mendirikan kerajaan Israel Raya dengan Al-Quds sebagai ibu kotanya. Untuk mengetahui lebih jauh tentang Zionis ini, berikut kami paparkan secara lengkap berdasarkan tulisan Dr. Majid Kailany dalam bukunya Al-Khatharush – Shahyuny ‘alal ‘Alamy al-Islamy1)
 
Banyak sudah pakar yang meneliti hakikat yang melatarbelakangi berbagai peristiwa sejarah. Dari mereka ada kelompok yang membentuk studi khusus, dengan tujuan untuk mengetahui secara pasti tentang rahasia yang ada di balik peperangan antar manusia. Sebagian dari mereka ada yang menghabiskan waktu lebih dari 40 tahun, untuk mengetahui rahasia sejarah, seperti banyak disebutkan dalam Kitab-Kitab suci. Salah satu dari kisah yang terkenal adalah kisah terusirnya Adam dan istrinya dari Firdaus karena terpengaruh oleh godaan setan. Sejak peristiwa ini, kekuatan jahat tetap menghembuskan racunnya ketengah-tengah umat manusia sampai sekarang.
 
Sejarah ini menyadarkan kita, bahwa setiap peperangan, pergolakan atau kekacauan, yang sering menimbulkan kehidupan manusia dan materi adalah akibat dari persekongkolan kekuatan jahat terhadap kebenaran.
 
Berbagai data telah bisa dikumpulkan oleh para pengamat sejarah. Pada prinsipnya, pertikaian yang timbul sepanjang sejarah ternyata bukan melawan musuh berupa manusia, melainkan kekuatan setan di balik kegelapan yang diderita oleh manusia, di seputar orang-orang yang menduduki jabatan penting di dunia. Mereka inilah yang menutup mata bangsa-bangsa dengan kaca mata setan, sehingga tidak bisa melihat ajaran Allah yang Maha Benar.
 
Kita sendiri sering melupakan peringatan Kitab Suci, bahwa setan itu adalah lambang kecerdikan, kesesatan dan kelicikan, sekaligus merupakan kekuatan untuk menghancurkan aturan Syariat Tuhan, yang diturunkan untuk mengatur kehidupan manusia dengan tenteram, damai, kasih-sayang dan saling menghormati. 
 
Pada saat yang sama kita melihat idiologi setan yang mengklaim filsafat sebagai kebenaran, yang dalam istilah politik moderen berfungsi sebagai rezim thaghut dan diktator. Idiologi setan itu menciptakan sistem sosial yang membuka peluang lebar bagi timbulnya kebencian, kebobrokan dan pemberangusan kebebasan sejati, yang pada akhirnya mencabik-cabik ikatan keluarga dan masyarakat. 
 
Kitab Talmud atau Taurat orang Yahudi (bukan Taurat Nabi Musa) adalah kisah Perjanjian Lama, yang dijadikan pegangan bagi kekuatan setan untuk menguasai dunia, sehingga bumi ini penuh dengan kejahatan, kedhaliman dan penindasan. Demikianlah gereja setan yang berdiri di muka bumi, sejak lahirnya berusaha keras mengadakan persekongkolan untuk memerangi ajaran Allah.

Ketika Nabi Musa diutus menyampaikan Risalah Tuhan, persekongkolan setan telah sampai pada puncaknya. Dunia yang dikenal pada masa itu telah sepenuhnya dikuasai oleh mereka. Mereka telah menguasai rakyat dan menduduki pos-pos penting dalam berbagai bidang kehidupan. Nabi Musa telah mengetahui ketimpangan itu segera memerangi mereka, dan menjuluki mereka sebagai anak-anak setan (Lucifer). 

Bahkan Nabi Musa mengungkapkan di muka umum, bahwa mereka itulah orang-orang yang menamakan dirinya Yahudi, dan sekaligus merusak syariat Nabi Musa. Mereka oleh Nabi Musa juga dicap sebagai pendusta yang tidak menganut agama apa pun, disamping juga ‘dikukuhkan’ sebagai rentenir Yahudi. 

Dengan demikian, Nabi Musa sebagai utusan Allah telah membeberkan hakikat keburukan setan bertubuh manusia. Adalah bagian dari misinya untuk menyelamatkan manusia dari kejahatan setan yang dari masa ke masa terus menyesatkan manusia. Tindakan Musa ini mengilhami generasi bangsa-bangsa berikutnya untuk mengetahui persekongkolan setan itu, agar selanjutnya bisa menghindar. Semoga salam sejahtera dilimpahkan Allah kepada Nabi Musa, semoga pula kita bisa mengambil i’tibar dari beliau dalam memerangi kejahatan setan.

B. Konspirasi dalam Perjalanan Sejarah

Tahun 1776 Howight (mungkin maksudnya Adam Weishaupt-AZ) telah menyelesaikan tugasnya dengan cemerlang, dengan meletakkan dasar-dasar sebagai landasan program berdarah sebagai berikut :
  • Menghancurkan pemerintah yang sah, dan mendongkel ajaran agama dari pemeluknya.
  • Memecah-belah bangsa non-Yahudi (Gentiles – Goyim) menjadi berbagai blok militer yang saling bermusuhan terus-menerus, dengan menciptakan berbagai masalah antara blok-blok itu, mulai dari masalah ekonomi, sosial, politik, budaya, ras dan seterusnya.
  • Mempersenjatai blok-blok agar saling menghancurkan.
  • Menanamkan benih perpecahan dalam suatu negeri, kemudian memecah-belah lagi menjadi berbagai kelompok, yang saling membenci. Dengan begitu, sendi-sendi agama dan moralitas serta materi yang mereka miliki akan terkuras habis.
  • Mewujudkan seluruh cita-cita yang telah disusun secara bertahap, yaitu menghancurkan pemerintah yang sah serta norma-norma susila, termasuk ajaran agama dan moralitas yang menjadi pegangan masyarakat.
Ini merupakan langkah pertama untuk menabur benih pergolakan, kebejatan dan kekejaman. Peranan Howight (Adam Weishaupt) bukan hanya meletakkan prinsip dasar dalam Konspirasi Internasional itu, melainkan juga menyusun kembali organisasi Freemasonry. Ia diberi kepercayaan untuk mengepalai organisasi rahasia tersebut, dan melaksanakan rencana yang telah disusun dengan nama samaran Perkumpulan Cendekiawan Zion, yang oleh para tokoh Yahudi juga disebut sebagai Perkumpulan Nurani Yahudi (mungkin maksudnya Illuminati-AZ). 
 
Sebutan ini lebih tepat jika dinisbatkan kepada asal kata ‘An-Naar’ yang berarti ‘api’, daripada kepada kata ‘An-Nur’ yang berarti cahaya. Sebab, cendekiawan yang dimaksud adalah anak-anak setan yang bertubuh manusia. Sedang setan itu menurut Al Qur’an diciptakan dari api. Dan lagi Howight (Adam Weishaupt) dalam gerakan yang dipimpinnya menggunakan tipu daya licik, agar hakikat busuk dari rencana kegiatannya tetap merupakan rahasia.
 
Organisasi bertujuan menciptakan satu pemerintahan dunia, yang tersendiri dari tokoh-tokoh yang memiliki tingkat intelegensia tinggi. Dengan perkumpulan inilah Howight (Adam Weishaupt) mampu merekrut sejumlah lebih dari 2000 tokoh kaliber dunia, dengan latar belakang yang berbeda untuk menjadi anggota kelompok nurani (Illuminati), mulai dari ilmuwan, psikolog, ahli ekonomi, politisi, pengusaha dan guru-guru besar berbagai universitas terkemuka.

Tidak lama kemudian, Howight (Adam Weishaupt) berhasil mendirikan Freemasonry Induk yang disebut The Grand Eastern Lodge, yang dijadikan sebagai pusat dan panutan bagi lain-lain perkumpulan Freemasonry yang tersebar di kota-kota besar dunia.

“Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya”. [QS. Ali Imran : 54]


Sumber
Continue Reading

APEC: Indonesia Lebih Banyak Buntung daripada Untung



Pertemuan APEC tahun ini diselenggarakan di Bali 1-8 Oktober. KTT APEC ini mengusung tema “Resilient Asia Pacific, Engine of Global Growth (Asia Pasifik yang Tangguh sebagai Mesin Pertumbuhan Global)” dengan tiga prioritas: Pertama, attaining the Bogor Goals yaitu perluasan perdagangan dan investasi, serta reformasi struktural. Kedua, sustainable Growth with Equity, dengan fokus pada daya saing global UKM, inklusi finansial, ketahanan pangan dan kesehatan. Ketiga, promoting connectivity dengan fokus pada isu konektifitas fisik termasuk pengembangan dan investasi infrastruktur dan konektifitas kelautan, konektifitas institusional dan konektifitas antar orang.


Inti dari misi APEC adalah mewujudkan secara penuh liberalisasi dan fasilitasi perdagangan dan investasi di kawasan Asia Pasifik. Misi itu sudah diusung selama 24 tahun sejak dibentuk pada 1989.

Capaian Makro

Selama ikut APEC ekonomi Indonesia juga tumbuh cukup tinggi. Ketika menyampaikan RAPBN 2014 (16/8/2013) presiden SBY mengklaim sejumlah capaian ekonomi 2004-2013 (republika.co.id, 16/8/2013). Ekonomi Indonesia periode 2004-2009 rata-rata tumbuh 5,5 persen per tahun. Pada periode 2009 sd Juni 2013, ekonomi tumbuh rata-rata 5,9 persen per tahun.

PDB Indonesia meningkat dari US$ 1.177 per kapita, pada 2004, menjadi US$ 2.299 per kapita pada 2009, dan naik lagi menjadi US$ 3.592 per kapita pada 2012. Pada periode yang sama angka pengangguran terbuka turun dari 9,86 persen pada 2004 menjadi 5,92 persen pada Maret 2013. Dan berikutnya angka kemiskinan pun turun dari 16,66 persen atau 37,2 juta orang pada 2004 menjadi 11,37 persen atau 28,07 juta orang pada Maret 2013.

Data BPS, pendapatan nasional tiga tahun terakhir meningkat tajam, dari Rp 5.718,35 triliun tahun 2010, lalu Rp 6.660,23 triliun tahun 2011 dan berikutnya Rp 7.544,15 triliun tahun 2012. Pendapatan perkapita 2000-2012 naik drastis, yakni Rp 6,12 juta tahun 2000, Rp 9,16 juta tahun 2004, Rp 18,77 juta tahun 2008, Rp 23,76 juta tahun 2010 dan naik menjadi 30,52 juta tahun 2012. Artinya, tahun 2012 tiap orang penduduk berpenghasilan Rp 2,5 juta perbulan. Semua angka itu mengindikasikan rakyat Indonesia makin makmur. Benarkah?

Hanya Capaian Semu

Nyatanya, angka-angka di atas sekadar capaian makro yang lebih bersifat semu. Fakta dan data pada tataran riil justru menunjukkan negeri ini lebih banyak buntungnya.

Faktanya masih ada 28,07 juta lebih orang yang miskin, dengan kriteria pengeluaran kurang dari Rp 259.520 per orang perbulan. Bahkan data lain lebih tinggi. Menurut data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) di bawah koordinasi Wapres, jumlah orang miskin di Indonesia tahun 2012-2013 mencapai angka 96 juta jiwa. Angka ini naik signifikan dari angka 76,4 juta jiwa di tahun sebelumnya (lihat, nasional.kontan.co.id, 17/01/2013). Sementara itu jumlah keluarga miskin yang mendapat jatah raskin sebanyak 15,5 juta rumah tangga atau 62 juta orang (asumsi, satu rumah tangga terdiri dari empat orang).

Selain itu, pertumbuhan ekonomi lebih banyak dinikmati kelompok kaya. Ekonomi tumbuh disertai naiknya kesenjangan pendapatan. Hal ini bisa dilihat dari naiknya rasio gini (diukur 0-1, makin tinggi artinya kesenjangan pendapatan makin tinggi). Berdasarkan data BPS, angka rasio gini terus naik dari 0,32 tahun 2002, 0,357 tahun 2009, 0,38 tahun 2010 dan tahun 2012 naik menjadi 0,41. Angka terakhir ini artinya, 40 persen penduduk dengan pendapatan terendah hanya menikmati 16,88 persen dari total pendapatan, sementara 20 persen penduduk dengan pendapatan tertinggi justru menikmati 48,94 persen dari total pendapatan. Artinya separo dari total pendapatan nasional hanya dinikmati oleh 20 persen penduduk.

Lebih Banyak Buntung

Liberalisasi perdagangan mengharuskan tarif impor berbagai komoditas diturunkan bahkan dinolkan. Hambatan non tarif pun juga harus disingkirkan. Konsekuensinya barang dari luar pun masuk mengalir deras membanjiri pasar dalam negeri. Ini ditunjukkan oleh terus meningkatnya angka impor hingga menimbulkan defisit perdagangan. Bahkan angka defisit perdagangan tahun 2012 menjadi tertinggi sejak 1961.

Lonjakan impor itu terjadi hampir pada semua sektor, pertanian maupun industri. Menurut data Kementerian Pertanian, nilai impor pertanian pada 2004 baru sekitar USD 5 miliar, lalu menjadi USD 5,2 miliar pada 2005, lalu menjadi USD 8,6 miliar pada 2007, dan melonjak menjadi USD 20,6 miliar pada 2011. Artinya selama 2004-2011 nilai impor pertanian naik empat kali lipat.

Di sisi lain, liberalisasi mengharuskan pengurangan bahkan pencabutan berbagai subsidi bagi petani. Para petani dan produsen pertanian pun kedodoran dan kalah bersaing dengan produk pertanian dari luar yang harganya murah. Impor pertanian pun terus membengkak dan ketergantungan kepada pangan impor makin besar, seperti dalam kasus kedelai, kacang merah, jagung, daging sapi, sayuran, produk hortikultura bahkan singkong dan garam.

Dalam sektor industri, banyak industri dalam negeri yang tidak bisa bersaing dengan produk luar yang terus membanjiri pasar dalam negeri dengan harga lebih murah. Akibatnya banyak perusahaan terpaksa gulung tikar dan tutup. Menurut data BPS tentang Jumlah Perusahaan Menurut Sub Sektor 2001-2010, dari tahun 2006-2010 jumlah perusahaan makanan dan minuman turun dari 6.615 menjadi 5.579 (sebanyak 1.036 perusahaan lenyap); perusahaan tembakau turun dari 1.286 tahun 2006 menjadi 978 tahun 2010 (308 perusahaan lenyap); perusahaan tekstil turun dari 2.809 tahun 2006 menjadi 2.585 tahun 2010 (224 perusahaan lenyap); perusahaan pakaian jadi turun dari 3.256 tahun 2006 menjadi 1.968 tahun 2010 (1.288 perusahaan lenyap). Dan secara total sebanyak 6.123 bermacam perusahaan lenyap (29.468 perusahaan tahun 2006 menjadi 23.345 perusahaan tahun 2010). Lenyapnya 6.123 perusahaan, termasuk di antaranya perusahaan padat karya seperti tembakau, makanan dan minuman, tekstil, pakaian jadi, dsb, tentu mengakibatkan puluhan atau ratusan ribu bahkan jutaan orang kehilangan pekerjaan, dan berikutnya keluarga mereka jutaan bahkan puluhan juta orang juga kesulitan.

Makin Dikuasai Asing

Liberalisasi investasi mengharuskan pintu investasi asing dibuka selebar-lebarnya, kepemilikan asing atas usaha di dalam negeri dan bidang usaha untuk investasi asing tidak boleh dibatasi. Dalam UU Penanaman Modal No. 25/2007, modal asing dan modal dalam negeri diperlakukan sama. UU ini memfasilitasi penguasaan lahan dalam bentuk Hak Guna Usaha (HGU) hingga 95 tahun. Padahal zaman Agrariches Wet-nya kolonial Belanda penggunaan tanah oleh swasta hanya dibolehkan hingga 75 tahun.

Sementara berdasarkan daftar negative investasi yakni Perpres 36 Tahun 2010 tentang Daftar Bidang Usaha Yang Tertutup Dan Bidang Usaha Yang Terbuka Dengan Persyaratan Di Bidang Penanaman Modal, hampir seluruh sektor ekonomi seperti pertanian, pertambangan, migas, keuangan dan perbankkan boleh dikuasai oleh modal asing secara mayoritas bahkan hingga 95 %.

Akibatnya, perekonomian negeri ini sebagian besar dikuasai asing. Asing menguasai sebagian besar industri migas, perbankan, manufaktur, dsb. Bahkan banyak perusahaan dalam negeri akhirnya dikuasai asing.

Sebagian besar kebutuhan hidup di negeri ini dikuasai asing. Mulai air minum dalam kemasan dari Pure Life Nestle perusahaan Swiss dan Aqua yang dikuasai Danone Perancis; kecap Cap Bango dan Teh Sariwangi dimiliki Unilever Inggris; Susu SGM milik Sari Husada 82% sahamnya dikuasai Numico Belanda; sabun Lux, Pepsodent dan aneka shampo dikuasai Unilever, Inggris. Beras impor dari Thailand dan Vietnam, gula impor dari Meksiko dan India. Motor/mobil dari perusahaan Jepang, Cina, India, Eropa atau Amerika. Segala macam peralatan elektronik, komputer, ponsel buatan perusahaan Jepang, Korea, atau Cina. Operator telepon mayoritas dikuasai asing baik Indosat, XL, Telkomsel. Belanja? Carrefour punya Perancis, Alfamart 75% sahamnya punya Carrefour; Giant dan Hero dikuasai Dairy Farm International, Circle K dari Amerika dan Lotte dari Korsel. Beberapa Bank (BCA, Danamon, BII, dan Bank Niaga) sudah milik asing meski namanya masih Indonesia. Bangun rumah pakai semen: Tiga Roda Indocement milik Heidelberg, Jerman (61,70%), Semen Gresik milik Cemex Meksiko dan Semen Cibinong milik Holcim (Swiss).

Wahai Kaum Muslimin

Jalan semua itu dibuka lebar oleh kebijakan liberalisasi ekonomi, perdagangan dan investasi yang diusung langsung oleh forum APEC. Semua anggotanya harus mengikuti dan memenuhi semua yang digariskan dalam forum APEC yang tentu lebih ditentukan oleh negara maju. Maka secara langsung APEC adalah jalan penguasaan asing atas negeri ini khususnya di bidang ekonomi. Tak terkecuali ajang APEC kali ini, disinyalir akan dilakukan penandatanganan perpanjangan kontrak Freeport. Sekaligus APEC juga menjadi pintu kontrol untuk mengarahkan kebijakan ekonomi dan kebijakan lainnya yang terkait.

Maka APEC secara langsung memberikan jalan kepada kaum kafir untuk menguasai negeri ini dan penduduknya yang mayoritasnya muslim. Ini jelas perkara yang tidak dibenarkan, sebab Allah SWT berfirman:


وَلَن يَجْعَلَ اللَّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلًا

dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk menguasai orang-orang yang beriman (TQS an-Nisa’ [4]: 141)

Maka semua itu harus segera diakhiri. Hal itu tidak bisa terwujud selama sistem kapitalisme yang melahirkan dan memelihara APEC tetap dipertahankan. Karena itu, sistem kapitalisme ini harus segera dicampakkan. Hal itu hanya akan terwujud melalui penerapan syariah Islam secara total di bawah sistem Khilafah Rasyidah ‘ala minhaj an-Nubuwwah. Wallâh a’lam bi ash-shawâb. []

Komentar
Pihak Gedung Putih AS memerintahkan seluruh kantor pemerintahan berhenti beroperasi setelah pihak Kongres tidak menyetujui anggaran baru hingga batas waktu yang ditentukan. Ini karena pihak legislatif tidak menyetujui anggaran baru, yang isinya antara lain menaikkan batas utang pemerintah sehingga bisa menjalankan negara. Saat ini, kas pemerintah AS menipis karena tidak diperbolehkan menambah utang, untuk menjalankan sejumlah program baru Presiden Barack Obama. (finance.cetik.com, 1/10)
  1. Solusinya bisa diduga: Kongres setuju menaikkan plafon utang. Itu artinya pencetakan dolar baru, dampaknya akan dirasakan oleh seluruh dunia karena terkait melalui dolar.
  2. Bukti bahwa Amerika yang dianggap perekonomian terkuat di dunia, ternyata sangat rapuh. Sekaligus bukti betapa bobroknya sistem kapitalisme yang dianut Amerika, karenanya tidak layak dicontoh dan harus segera dicampakkan.
  3. Saatnya umat segera kembali kepada penerapan syariah secara total di bawah sistem Khilafah Rasyidah.
[al-islam674/www.al-khilafah.org]
Continue Reading
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Like Our Facebook

Translate

Followers

D-Empires Islamic Information Copyright © 2009 Community is Designed by Bie Blogger Template