Sabtu, 17 Mei 2014

Warisan Khilafah di Asia Tengah



Asia Tengah mempunyai hubungan dengan peradaban Islam sejak abad ke-7 M, ketika wilayah ini ditaklukkan oleh khilafah Islam. Wilayah ini dikenal dengan nama Bilad Wara’ Nahr. Sejak ditaklukkan oleh khilafah Islam sebagai tanah kharaj, maka wilayah ini telah mempersembahkan para ulama yang luar biasa.

Beberapa wilayah penting yang tercatat melahirkan ulama hebat adalah Tirmidz, Samarkand, Nasa, Khuwarizmi, Farab, Syas, Nasaf, dan Bukhara.

Tirmidz ini adalah kota yang terletak di selatan Uzbekistan, tepi timur sungai Amu Darya yang memisahkan wilayah ini dari Afganistan.  Wilayah ini ditaklukkan kaum Muslim tahun 65 H/676 M di tangan Sa’id bin Utsman bin Affan, kemudian ditaklukkan lagi oleh Musa bin Abdullah bin Khazim tahun 93 H/711 M. Dari sini, lahir Muhammad bin Isa at-Tirmidzi (w. 279 H/892 M), murid Imam Bukhari. Dia mempunyai kitab Sunan at-Tirmidzial-Jami’, Kitab al-‘Ilal, dan sebagainya. Selain Muhammad at-Tirmidzi, juga ada Abu Ja’far  at-Tirmidzi as-Syafii (w. 295 H/907 M), yang menulis kitab Majmu’ Syarah al-Muhadzdzab. Ada satu lagi ulama asal Tirmidz, yaitu al-Hakim at-Tirmidzi, yang terkenal dengan kitabnyaKhatm al-Wilayah, ‘Ilal as-Syari’ah dan Haqaiq at-Tafsir.

Samarkand terletak di Uzbekistan, yang merupakan ibukota Bilad Wara’ Nahr yang bersejarah. Mayoritas penduduknya berasal dari Tajikistan. Daerah ini juga terkenal dengan gudang ulama. Wilayah ini sama dengan Tirmidz, ditaklukkan oleh Sa’id bin Utsman bin Affan tahun 55 H/765 M, kemudian ditaklukkan Salim bin Ziyad tahun 61 H/681 M. Samarkand secara penuh ditaklukkan pada zaman Qutaibah bin Muslim al-Bahili. Abu Manshur al-Maturidi (w. 333 H/944 M), yang terkenal dengan karyanya, al-Ahkam as-Sulthaniyyah, dan Syarah al-Fiqh al-Akbar, lahir di sini. Juga ada ahli tafsir, Abi al-Laits as-Samarqandi (w. 375 H/985 M), yang terkenal dengan kitabnya, Tanbihu al-Ghafilin, dan al-Fatawa.Serta ‘Ala’uddin as-Samarqandi (w. 539 H/1144 M), yang terkenal dengan kitabnya, Tuhfatu al-Fuqaha’.

Sedangkan Bukhara saat ini terletak di Uzbekistan. Wilayah ini ditaklukkan sejak zaman Ubaidillah bin Ziyad tahun 54 H/674 M, diteruskan oleh Salim bin Ziyad tahun 61 H/681 M, lalu ditaklukkan Qutaibah bin Muslim tahun 90 H/808 M. Bukhara melahirkan ulama sekaliber al-Bukhari (w. 256 H/869 M), yang terkenal dengan karyanya, Shahih al-Bukhari. Selain itu juga Ibn Sina (w. 428 H/1036 M) yang terkenal dengan karyanya,al-Isyarat wa at-Tanbihat, dan al-Qanun fi at-Thibb.

Khawarizmi terletak di ujung barat Uzbekistan. Wilayah ini takluk di tangan Qutaibah bin Muslim tahun 93 H/711 M. Dari wilayah ini lahir Muhammad bin Ahmad al-Biruni (w. 440 H/1048 M), yang terkenal dengan kitabnya, Tahqiqi Ma li al-Hind min Maqulah Maqbulah fi al-‘Aqli aw Mardzulah. Juga Muhammad bin Musa al-Khuwarizmi (w. 236 H/850 M), pakar matematika. Dialah yang menemukan Aljabar dan Logaritma. Selain itu, juga ada az-Zamakhsyari (w. 538 H/1143 M), yang dikenal sebagai Bapak Balaghah. Karya monumentalnya adalah al-Kasysyaf.

Murwa terletak di Turkmenistan. Wilayah ini paling pertama ditaklukkan di tangan Hatim bin an-Nu’man al-Bahili tahun 31 H/651 M. Ulamanya yang paling terkenal adalah Ibrahim bin Ahmad al-Muruzi, yang dikenal dengan Abu Ishaq al-Muruzi (w. 340 H/951 M), salah seorang ulama senior mazhab Syafii. Dia mempunyai banyak karya, seperti Syarah Mukhtashar al-Muzani, dan al-Fushul fi Ma’rifati al-Ushul. Al-Qaffal al-Muruzi (w. 417 H/1026 M) juga lahir dari sini.

Sedangkan Nasa terletak di Barat Daya Turkmenistan. Wilayah ini ditaklukan tahun 31 H/651 M, di era Khalifah Utsman bin Affan. Ulamanya yang paling terkenal adalah Ahmad bin Syu’aib an-Nasa’i (w. 303 H/910 M), pengarang kitab Sunan an-Nasa’i. Dari sini juga ada Ibn Zanjawih (w. 251 H/865 M), yang mempunyai kitab at-Targhib wa at-Tarhib dan al-Amwal.

Farab, saat ini terletak di Kazakhtan. Ditaklukkan oleh Qutaibah bin Muslim tahun 95 H/713 M di zaman Abdul Malik bin Marwan. Intelektual yang terkenal lahir di sini adalah Abu Nashr al-Farabi (w. 339 H/950 M), yang terkenal dengan kitabnya Ara’ Ahl al-Madinah al-Fadhilah. Juga Abu Nashr al-Jauhari (w. 393 H/1002 M) yang mengarang kamus as-Shihhah.

Syasy, saat ini terletak di Uzbekistan. Wilayah ini ditaklukkan oleh Qutaibah bin Muslim tahun 94 H/712 M. Di antara ulamanya adalah Muhammad bin Ishaq as-Syasyi, yang mempunyai kitab Ushul as-Syasyi. Juga al-Qaffal al-Kabir (w. 365 H/975 M) lahir dari wilayah ini. Dialah yang memiliki kitab Syarah Risalah as-Syafii, Ushul al-Fiqh, dan Mahasin as-Syariah.

Nasaf, saat ini terletak di Uzbekistan. Ditaklukkan oleh Qutaibah tahun 92 H/710 M. Di sinilah Imam an-Nasafi dilahirkan. Dan masih banyak yang lain.[] [htipress/www.al-khilafah.org]

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Like Our Facebook

Translate

Followers

D-Empires Islamic Information Copyright © 2009 Community is Designed by Bie Blogger Template