Rabu, 10 September 2014

Ini Kejanggalan-kejanggalan Peristiwa 11 September!



PERISTIWA sebelas September 2001 telah menggoreskan luka dalam bagi umat Muslim Dunia. Dengan semena-mena AS melakukan pembatasan dan diskriminasi terhadap Muslim. Bahkan mengecap Muslim sebagai teroris.

Dengan lantang AS menuduh pihak Muslim terutama kelompok Bin Laden melakukan aksi peruntuhan menara kembar di New York itu. Namun ternyata ada kejanggalan-kejanggalan yang terjadi dalam peristiwa sebelas September tersebut.

1. Hanya Dua Pesawat Membuat Tiga Gedung Roboh?

Dua gedung roboh dalam satu hari hanya karena dua pesawat. Dengan gedung ketiga roboh, dan anehnya, tanpa ditabrak pesawat, yaitu gedung WTC-7 atau yang dikenal pula dengan nama Building-7.

Terlihat juga bahwa gedung kembar WTC dan Building-7 runtuh karena ledakan penghancuran gedung (demolition) seperti yang dipakai untuk merubuhkan bangunan tua atau bangunan yang sudah tak terpakai. Puluhan warga yang mendengar langsung secara dekat bersaksi bahwa pada saat gedung roboh terdengar rentetan ledakan, mirip sekali dengan peledakan gedung tua (demolition).

Pernyataan saksi-saksi itu diperkuat oleh video-video disaat ketiga gedung tersebut roboh secara free fall (terjun bebas) alias tanpa tekanan keatas oleh material bangunan yang menurut ribuan arsitek dan insinyur adalah benar-benar tak masuk akal.

2. Film Mirip Tragedi 9/11 Telah Ditayangkan 6 Bulan Sebelum Tragedi

Bahkan enam bulan sebelum tragedi ini terjadi, sebuah tayangan film mengenai rencana sekelompok orang yang ingin menabrakkan pesawat komersil ke menara kembar WTC telah ditayangkan di TV Amerika. Film tersebut berjudul “The Lone Gunmen“, diperlihatkan pada film itu, pesawat komersil yang sedang “dibajak” dengan cara “mengunci” sistem kemudi pilot pesawat itu ke arah gedunng WTC. Bedanya, di film tersebut peristiwa dilakukan pada malam hari dan akhirnya pesawat dapat dikendalikan lagi namun nyaris menabrak gedung kembar tersebut. Film itu ditayangkan oleh FOX TV pada tanggal 4 Maret 2001 atau sekitar 6 bulan sebelum tragedi 9/11 terjadi.

3. Foto & Video Palsu dan beberapa Pembajak Pesawat Masih Hidup

Beberapa fakta lain tentang tragedi ini kembali menyudutkan pemerintahan AS. Terbukti bahwa beberapa foto yang ditampilkan di layar kaca adalah foto palsu. Setidaknya ada 7 orang pria yang disebut-sebut sebagai pembajak ternyata masih hidup, sementara satu orang telah meninggal sebelum tahun 2001.

4. Pegawai Yahudi Tidak Masuk Kerja Secara Serempak

Dilaporkan bahwa sekitar 4.000 karyawan Yahudi secara serentak tidak masuk kerja pada hari tersebut. Sehingga mereka semua selamat dan tidak ada korban Yahudi dalam peristiwa tersebut. Tak kalah mirisnya adalah ketika pesawat menabrak gedung kedua, terlihat oleh warga New York, beberapa kelompok Yahudi Isreal justru bersorak gembira dan membuat muak warga New York. Akhirnya beberapa warga New York yang melihat reaksi mereka tersebut melaporkannya ke pihak kepolisian. Maka kelompok itu akhirnya ditangkap pihak kepolisian kota New York untuk dimintai keterangan, namun karena tak ada bukti kriminal akhirnya mereka dilepaskan kembali. Ini artinya bahwa serangan tersebut telah direncanakan dan telah diketahui pihak Israel.

5. Presiden AS George Bush  Tahu Lebih Dulu

Terungkap pula bahwa Bush sudah mengetahui akan adanya serangan pada tanggal tersebut. Kala itu, Bush hendak meninggalkan hotel. Seorang wartawan memergoki kepala staf Gedung Putih, Andy Card membisikkan sesuatu di telinga Bush. Ketika para wartawan bertanya kepada Bush, “apakah anda tahu apa yang terjadi di New York?” Bush menjawab bahwa dirinya sudah tahu dan akan mengatakan sesuatu mengenai hal tersebut nanti.

Pernyataan ini bertentangan dengan pernyataan Bush sendiri yang dikeluarkan dalam dua kesempatan yang berbeda. Saat itu dia menyebutkan bahwa dirinya mengetahui peristiwa di New York dari siaran televisi diluar sebuah ruang kelas saat dia hendak berbicara mengenai masalah pendidikan dihadapan sekelompok pelajar anak-anak di Florida. Padahal, Bush jelas tidak mungkin melihat siaran televisi pada hari itu, karena tidak ada rekaman yang beredar di televisi hingga keesokan harinya.

Bush juga sama sekali tidak merasa terkejut ketika diberitahu bahwa pesawat kedua menabrak menara WTC sebelah selatan dan bahwa AS sedang dalam serangan, Bush justru dengan santai membacakan cerita mengenai sebuah kambing peliharaan selama lebih dari lima menit.

6. Barang Bukti di Lokasi Kejadian Langsung Dibersihkan

Hanya selang 2 hari, hampir semua beton dan runtuhan gedung tersebut langsung dibersihkan. Pihak penyedilik dari berbagai akademisi tak boleh memasuki area kejadian! Hanya penyelidik pemerintah yang boleh memasuki area. Puluhan truk kontainer telah mengangkut semua runtuhan yang dapat diselidiki sebagai barang bukti, tiba-tiba bersih. Padahal, hal ini justru telah melanggar undang-undang negara Amerika Serikat sendiri, bahwa dalam proses penyelidikan, menghilangkan barang bukti dan sejenisnya dapat dijerat hukum negara dan merupakan suatu tindakan kriminal.
 
7. Puluhan Saksi-saksi Mata Tragedi 9/11 Tewas Secara Misterius

Tidak sedikit saksi-saksi mata ditempat kejadian yang mati secara misterius. Jumlah pastinya tak terhitung, namun diperkirakan sudah diatas puluhan. Tewasnya para saksi mata tersebut mirip dengan peristiwa saat John F Kennedy dibunuh. Semua saksi di tempat kejadian tewas secara misterius akibar kecelakaan-kecelakaan dan bunuh diri, tidak ada yang tewas karena tua atau bersifat alami. Begitu pula dengan saksi-saksi mata peristiwa September 9/11 ini, semua saksi tewas karena kecelakaan hingga bunuh diri.

Kejanggalan-kejanggalan itu menyimpan pertanyaan besar. Siapa sebenarnya di balik peristiwa sebelas September? [ds/islampos/kaskus]

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Like Our Facebook

Translate

Followers

D-Empires Islamic Information Copyright © 2009 Community is Designed by Bie Blogger Template