Selasa, 23 Desember 2014

Film The King Suleiman, Distorsi Sejarah Islam dan Tautan Sejarah Kerajaan Polandia-Hungaria



Oleh: Raidah Athirah, Muslimah tinggal di Norwegia

FILM The King Suleiman kini tengah booming di Indonesia. Namun bila kurang jeli, pengetahuan kita akan jatuh dalam distorsi sejarah Islam.

Sebelum film ini tayang di Indonesia, saya dan suami sudah nonton duluan dan menyelesaikan semua episode. Setelah menonton saya dan suami berdiskusi perihal sejarah. Mengapa?

Kami memang bukan ahli sejarah tapi boleh saya katakan bahwa saya dan Abu Aisha membaca berbagai literatur sejarah yang berkaitan dengan Tatar dan Islam. Dan salah satunya berkaitan dengan Kerajaaan Polandia-Huangaria. Ternyata kisah sejarah Raja Suleiman berkaitan erat dengan salah satu Harem yang terkenal dengan nama panggilan “Hurrem” yang ternyata berasal dari kerajaan Polandia di masa lalu. Kini wilayah tempat kelahiran Sang Hurrem berada di negera Ukraina. Dalam film, dia disebut Alexandar. Sejarah mengenalnya sebagai Roxane.

Wikipedia memuat tentang Roxane dengan mencantumkan identitasnya secara detail. Mengapa kita perlu mengenalnya? Tak lain agar kita paham bahwa film King Suleiman ‘sebenarnya’ tengah menceritakan tentang memoar Roxane.

Hürrem Sultan (pengucapan Turki: [hyɾɾem suɫtaːn] , Ottoman Turki : خرم سلطان; c 1502 – 15 April 1558, sepenuhnya. Devletlu İsmetlu Hürrem Sultan Haseki Aliyyetü’ş-san Hazretleri, nama lahir yang siketahui menurut tradisi Kristen Ortodoks ialah Anastasia Lisowska, atau Aleksandra Lisowska, juga dikenal sebagai La Rossa atau Roxelana) adalah permaisuri yang paling dicintai dan istri sah dari Sultan Suleiman dari Dinasti Turki Usmani/ Ottaman Empire.

Roxelana juga ibu dari Şehzade Mehmed, Mihrimah Sultan, Şehzade Abdullah, Sultan Selim II, Şehzade Bayezid dan Şehzade Cihangir. Dia adalah salah satu wanita yang paling kuat dan berpengaruh dalam sejarah Ottoman dan tokoh terkemuka selama era yang dikenal sebagai Kesultanan wanita. Dia adalah “Haseki Sultan” (istri kepala Sultan) ketika suaminya, Suleiman I, memerintah sebagai Sultan Ottoman. Dia mencapai kekuasaan dan memengaruhi politik Kekaisaran Ottoman melalui suaminya dan memainkan peran aktif dalam urusan Kekaisaran Usmani di masa itu.

Sejarah singkat tentang Roxane atau Alexandra Lisowska yang terkenal sebagai Hurrem atau Haseki Sultan dimana dia terlahir dari, Ayah: Havrylo Lisowsky. Ibu: Leksandra Lisowsky. Ia diperkirakan lahir pada tahun 1502-1504 di Rohatyn , Kerajaan Polandia. Dia meninggal pada tanggal 15 April 1558 (umur 53-56) di  Topkapi Palace, Konstantinopel, Ottoman Empire/Kekhalifaan Turki  dan dikubur di Masjid Raya Sulaimaniah, Konstantinopel. Awalnya pemeluk Christian ortodoks kemudian memeluk Islam (wikipedia).

******

Orang-orang yang tidak pernah mempelajari sejarah akan jatuh pada pemahaman yang salah tentang salah satu Raja Turki Usmani yang sangat berjasa dalam penyebaran Islam di Eropa yakni King Suleimain. Film ini sebenarnya kalau mau dilihat dari awal lebih ke sejarah Alexandar Lisowska. Scene awal dari film ini memuat kejadian saat Alexandar dan beberapa gadis lainnya berada dalam kapal yang hendak menuju ke Istambul.

Status mereka saat itu adalah budak termasuk Alexandar. Nah, saya pikir siapapun harus mempelajari sejarah agar film-film bermuatan sejarah bisa ditelaah dengan jelas. Jika tidak, saya yakin pandangan awal tentang Raja Suleiman dari Dinasti Turki Usmani akan menjadi buram atau mungkin pecah menjadi cermin buruk tentang Raja Suleiman yang sangat berjasa dalam perkembangan Islam di Eropa.

Dan lagi film ini terlalu banyak mengekspos adegan-adegan seksual. Remaja yang sedikit bahkan tidak ada pengetahuan sama sekali tentang sejarah Raja Suleiman dan Kekhalifaan Turki Usmani akan menikmati film ini hanya sekadar hiburan sejarah yang pincang. Film ini justru akan melahirkan paradigma yang salah tentang sejarah Islam. Akhir dari film ini adalah distorsi sejarah. [Sumber]

Haugesund , Norwegia 23 Desmber 2014
 

Yusuf Mansur: Doain Film Sulaiman di ANTV Segera Dicabut

 

FILM “The King Sulaiman” di salah satu televisi swasta terus menuai berbagai komentar, utamanya dari umat Islam di jejaring sosial. Kebanyakan umat Islam tidak menerima penayangan film ini karena dianggap sebagai distorsi sejarah Islam.

Seorang pengguna facebook, dengan nama akun Iqbal Cassabrownie menulis di berandanya, “Saya Menolak Keras dan Minta Agar Segera Dihentikan Penayangan Film “King Sulaiman” Karena Merusak SEJARAH ISLAM. Layangkan Keberatan Terkait Film Tsb ke Hotline KPI ke: 021-6300626 – 081213070000.”

Yusuf Mansur, ustadz muda nasional, tak urung menyatakan protesnya pula terhadap film ini. Dikutip dari akun facebooknya, Yusuf menulis, “shalat sunnah hajat 2 rokaat, & doain spy penayangan film sultan sulaiman di antv sgr dicabut. saya utang budi sama antv. doain tuh ya.” [sa/islampos]

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Like Our Facebook

Translate

Followers

D-Empires Islamic Information Copyright © 2009 Community is Designed by Bie Blogger Template